Bappenas dan BGN Tinjau Dapur MBG Shanum Ciamis
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan kerja ke sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di lapangan, sekaligus memastikan integrasi data lintas sektor untuk mendukung dashboard monitoring nasional MBG.
Dari sembilan provinsi yang menjadi lokasi identifikasi SPPG terkait pelaksanaan MBG, hanya dua dapur di Jawa Barat yang terpilih sebagai perwakilan, salah satunya adalah Dapur SPPG Shanum Satu di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Dapur ini berada di bawah naungan Yayasan Putri Praja Mandiri dan ditetapkan sebagai salah satu role model nasional dalam pelaksanaan MBG.
Tenaga Ahli Kementerian PPN/Bappenas pada Deputi Pengendalian Evaluasi dan Manajemen Risiko, Cucu Suryaman, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor antara Bappenas, BGN, pemerintah daerah, serta para mitra terkait lainnya.
“Kegiatan ini menjadi penunjang penting dalam mendukung transformasi pangan dan gizi. Program MBG merupakan langkah konkret untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing, sekaligus mengatasi permasalahan stunting dan malnutrisi,” ujar Cucu.Dalam wawancara pada Selasa (2/12/2025),
Cucu juga menekankan pentingnya integrasi data lintas sektor agar pelaksanaan program dapat terpantau secara komprehensif melalui dashboard monitoring dan evaluasi nasional.
Cucu turut mendorong agar pengelola SPPG dapat menjalin kerjasama erat dengan media lokal serta fakultas-fakultas di daerah. Kolaborasi ini dinilai penting untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai perencanaan dan pentingnya gizi seimbang.
“Media lokal mampu menjadi jembatan informasi yang efektif, sementara fakultas di daerah dapat berkontribusi dalam riset, pengolahan data, serta pengembangan sumber daya manusia lokal. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan program MBG berjalan optimal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Linda Praja, pemilik Yayasan Putri Praja Mandiri sekaligus pengelola Dapur Shanum Satu, menyampaikan harapannya agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, terutama anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Linda juga menuturkan pentingnya dukungan pemerintah pusat dan daerah, terutama terkait kepastian regulasi serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor seperti kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
BACA JUGA: Mega Puja Productions Ciamis Kenalkan Identitas Seni Daerah
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin diperkuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan konsisten oleh masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan Bappenas dan BGN ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, serta mendapat dukungan menyeluruh dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, program ini diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam pembangunan gizi nasional dan pencapaian target Indonesia Emas 2045. (Ujang Aep/US)
