Jembatan Cikaleho Dibuka Secara Terbatas Jelang Nataru
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah kabupaten Ciamis beserta Kepolisian Resor Ciamis resmi mengecek kondisi Jembatan Cikaleho yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dengan wilayah Cirebon. Saat ini, jembatan tersebut telah dapat dilalui kembali kendaraan dengan sistem buka-tutup satu lajur, sambil menunggu penyelesaian rencana perbaikan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga, menjelaskan bahwa pembukaan jembatan ini diharapkan dapat membantu mengalihkan arus lalu lintas dari jalur alternatif yang selama ini digunakan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa situasi masih bersifat sementara.
“Kita masih menunggu petunjuk resmi dari Kementerian PUPR, karena ini merupakan jalan pusat atau jalan nasional. Dengan dibukanya Jembatan Cikaleho, diharapkan arus lalu lintas terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat tetap lancar meskipun dengan skema buka-tutup,’ ujarnya.
Uga menambahkan bahwa pembatasan beban kendaraan maksimal 20 ton diberlakukan untuk menjaga keamanan struktur jembatan. Kendaraan logistik tertentu seperti truk tangki dan truk semen tetap diutamakan untuk dapat melintas sesuai dengan ketentuan beban muatan yang di berlakukan.
Sementara itu, kendaraan dengan tonase melebihi 20 ton wajib dialihkan ke jalur alternatif melalui Cisaga-Penumbangan.
Sementara itu Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, menyampaikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi terkait pemanfaatan kembali Jembatan Cikaleho.
“Alhamdulillah, jembatan yang menghubungkan Ciamis-Cirebon ini sudah bisa dilalui, walaupun hanya satu jalur kendaraan secara bergantian. Insya Allah dari sisi keselamatan tetap terjamin,” ujarnya.
AKBP Hidayatullah menegaskan kembali pentingnya mematuhi pembatasan tonase.
“Kapasitas jembatan ini maksimal 20 ton. Kami harapkan seluruh pengguna jalan mematuhi aturan tersebut untuk menghindari risiko kerusakan maupun kecelakaan.” Tuturnya.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polres Ciamis bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan personel di lapangan. Dalam waktu dekat juga akan dipasang rambu-rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU) di area jembatan yang saat ini masih minim pencahayaan.
“Kami akan berdayakan personel dan masyarakat setempat untuk membantu pengaturan lalu lintas jika rambu atau lampu pengatur belum tersedia. Keamanan dan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas, terutama menghadapi Operasi Lodaya Nataru 2025,” jelasnya
BACA JUGA: Bappenas dan BGN Tinjau Dapur MBG Shanum Ciamis
Untuk kendaraan khusus seperti tangki dengan kapasitas 16 ton, AKBP Hidayatullah menyebutkan bahwa akan dilakukan pemeriksaan kelayakan sebelum diizinkan melintas. Bila dinilai membahayakan struktur jembatan, kendaraan tersebut akan dialihkan ke jalur lain.
Dengan diberlakukannya pembukaan terbatas Jembatan Cikaleho, pemerintah berharap arus lalu lintas di jalur Ciamis menuju Cirebon dapat kembali normal, terutama menjelang periode libur panjang Nataru. Pemerintah daerah dan kepolisian memastikan akan terus memantau kondisi jembatan dan melakukan penanganan cepat jika diperlukan. (Sari Okta/US)
