Juni 13, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Komisi B DPRD Ciamis Berkomitmen Dukung Kebun Durian ABN

ungkapsebab.com. BERITA CIAMIS. Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan investasi lokal dan potensi desa, khususnya di sektor agrowisata dan perkebunan.

Kunjungan Komisi B DPR-RI Bukti Dukungan Agrowisata

Dukungan ini terlihat jelas dalam kunjungan kerja mereka ke Kebun Durian ABN milik H. Abun di Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, pada Selasa (16/04/2025).

Kebun Durian ABN berdiri megah di atas lahan seluas 180 hektare dan kini menjadi pusat budidaya berbagai varietas durian unggul seperti Bawor, Musang King, Black Thorn, dan Super Tembaga. Tak hanya fokus pada produksi, kawasan ini terus dikembangkan sebagai destinasi agrowisata edukatif berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD Ciamis, Dr. Toto Marwoto, M.Pd., menyatakan pentingnya sinergi konkret antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Pemerintah tidak bisa hanya normatif. Perlu regulasi yang memudahkan serta pendampingan nyata bagi para investor dan pelaku lokal. Investasi seperti ini harus kita kawal bersama,” tegasnya.

Toto juga menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif H. Abun yang tidak hanya membangun kebun durian sebagai usaha pribadi, tetapi juga menjadikannya sebagai alat pemberdayaan warga.

“Langkah Pak Abun ini bukan sekadar soal durian, ini tentang menciptakan harapan dan penghidupan baru bagi masyarakat desa. Ini patut kita dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Dibutuhkan Kolaborasi Lintas Sektor Untuk Dukungan Penuh

Dengan jumlah pohon durian yang telah mencapai 4.800 dan ditargetkan berkembang hingga 10.000 pohon, kawasan ini dinilai memiliki potensi kuat untuk menjadi ikon agrowisata unggulan di wilayah selatan Ciamis.

Toto optimistis, jika kolaborasi lintas sektor ini terus terjaga, Desa Raksabaya bisa menjadi sentra durian sekaligus destinasi wisata berkelas yang membawa nama baik Ciamis dan Jawa Barat.

“Kalau semua pihak terus bersinergi, saya yakin kawasan ini bisa jadi kebanggaan agrowisata Ciamis,” tambahnya.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BP2D), serta aparat desa setempat. Mereka meninjau langsung proses budidaya, infrastruktur agrowisata, dan mendengarkan masukan serta kendala dari pihak pengelola.

H. Abun, pengusaha lokal di balik Kebun Durian ABN, menjelaskan bahwa sejak awal ia ingin menciptakan dampak sosial yang luas.

Salah satu program unggulannya adalah pemberian dua bibit durian unggul kepada setiap kepala keluarga di Desa Raksabaya. Hingga kini, sudah lebih dari 2.890 bibit telah ditanam oleh warga.

“Kalau nanti panen, mereka juga akan merasakan manfaatnya. Inilah cara kami berbagi dan membangun ekonomi bersama,” ujar H. Abun.

Apresiasi Dispar dan BP2D

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Ahmad Yani, turut mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, program ini adalah contoh ideal dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kami siap mendukung, mulai dari pelatihan SDM kepariwisataan, penguatan kelembagaan desa wisata, hingga pendampingan legalitas,” jelasnya.

BACA JUGA : Parkir elektronik inovasi digital alun-alun ciamis

Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis, Pujitio Sentoso. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dan promosi yang terintegrasi dalam pengembangan destinasi wisata.

“Kebun ini harus menjadi pengalaman wisata yang menyeluruh. Kami siap mendukung dari sisi promosi digital, pelatihan manajemen, hingga pemasaran terintegrasi di level lokal dan regional,” ujarnya.

Kebun Durian ABN diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan agrowisata lainnya di Ciamis, sekaligus memperkuat peran desa sebagai pilar utama pembangunan ekonomi berkelanjutan.(Acip/ungkapsebab.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *