Pinjaman Tanpa Bunga Kabupaten Tasikmalaya Bantu Warga Bangkit
ungkapsebab.web.id, BERITA TASIKMALAYA RAYA. Program pinjaman tanpa bunga yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menunjukkan arah yang menjanjikan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, kebijakan ini menjadi jawaban atas persoalan klasik adalah sulitnya akses modal bagi masyarakat kecil.
“Program ini memang dirancang untuk menjangkau masyarakat akar rumput. Kami ingin memastikan masyarakat kecil bisa memulai usaha tanpa terbebani bunga,” ujar Wakil Bupati, H. Asep Sopari Al-Ayubi, pada Rabu, (15/04/26).
Dengan target sekitar 7.000 penerima, program ini tidak sekadar angka. Ia membawa harapan baru, terutama bagi pelaku usaha mikro yang selama ini bergantung pada pinjaman informal dengan bunga tinggi.
Secara konsep, program ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi. Modal yang diberikan diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya usaha baru maupun pengembangan usaha yang sudah ada.
“Ini bukan untuk dihabiskan, tapi untuk diputar agar usaha berkembang,” tegas Asep Sopari.
Program ini dirancang agar tidak hanya dinikmati oleh wilayah tertentu. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mendistribusikannya secara merata ke berbagai desa.
“Jangan sampai hanya terpusat di satu wilayah. Semua desa harus merasakan manfaatnya,” kata Asep Sopari.
Selama bertahun-tahun, persoalan akses modal menjadi hambatan utama bagi pelaku usaha kecil. Banyak dari mereka tidak memiliki jaminan atau dokumen yang memadai untuk mengakses perbankan.
Akibatnya, mereka terjebak pada pinjaman berbunga tinggi yang justru memperburuk kondisi ekonomi. Program ini mencoba memutus rantai tersebut. Skema tanpa bunga dinilai lebih manusiawi dan realistis.
“Biasanya saya takut pinjam uang karena bunganya besar. Sekarang lebih berani mulai usaha kecil,” kata seorang warga penerima manfaat.
Namun demikian, kebijakan ini tetap perlu diawasi. Kemudahan akses harus diimbangi dengan sistem pendampingan yang kuat agar dana yang disalurkan benar-benar produktif, bukan sekadar konsumtif.
BACA JUGA: PTUN Bandung Tolak Gugatan Mantan Kades Cicapar, Pemkab Ciamis Menang Telak
Program pinjaman tanpa bunga di Kabupaten Tasikmalaya adalah langkah progresif. Meski demikian, keberhasilan program ini tidak bisa diukur dalam jangka pendek.
Dibutuhkan evaluasi berkala, pengawasan ketat, serta keterlibatan aktif masyarakat. Tanpa itu, niat baik berisiko tidak mencapai hasil maksimal.
Pada akhirnya, program ini bukan hanya soal pinjaman. Ini adalah tentang membangun kepercayaan, mendorong kemandirian, dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. (Sari/US)
