Truk Pengangkut Gula Merah Tergelincir di Ciamis, Tidak Ada Korban
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Sebuah truk pengangkut gula merah dengan nomor polisi R 3242 WU mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tonjong, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Kendaraan tersebut dilaporkan tergelincir hingga tersangkut di bahu jalan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Berdasarkan keterangan sopir, truk berangkat dari Pangandaran dengan tujuan pengiriman ke wilayah Subang dan Purwakarta. Kecelakaan diduga terjadi akibat sopir mengantuk saat mengemudi. Sopir mengaku sempat berada di jalur yang benar sebelum akhirnya kehilangan kendali kendaraan.
“Saya masih berada di jalur, tapi tiba-tiba truk sudah berada di pinggir tebing,” ujar sopir kepada petugas kepolisian di lokasi kejadian. Rabu, (1/04/2026)
Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Panawangan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi truk dilakukan dengan bantuan sejumlah pengemudi truk lain yang melintas di jalur tersebut. Berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat, proses evakuasi berjalan lancar dan arus lalu lintas yang sempat terganggu dapat kembali normal dalam waktu relatif singkat.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa sebagian muatan gula merah mengalami kerusakan akibat benturan. Selain itu, truk mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping. Meskipun tidak mengalami luka serius, sopir tetap mendapatkan perawatan medis sebagai langkah antisipasi guna memastikan kondisi kesehatannya.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi saat berkendara.
BACA JUGA: Polres Ciamis Berikan Penghargaan Melalui Kenaikan Pangkat Pengabdian
Kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu menjaga kondisi fisik sebelum berkendara. Pengemudi juga diingatkan agar beristirahat cukup, terutama saat melakukan perjalanan jauh atau melintas pada jam-jam rawan seperti dini hari.
Kewaspadaan dan kesiapan fisik dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, demi keselamatan bersama di jalan raya. (Ujang Aep/US)
