April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Herry Dermawan Apresiasi Ternak Ikan Cupang Pemuda Banjarsari

 

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Herry Dermawan, mengunjungi Kelompok Ternak Ikan Cupang Luxurious di Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (25/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Herry Dermawan didampingi Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Jawa Barat Cahyono, serta Direktur Tindakan Karantina Ikan Ahmad Al Faraby. Turut hadir pula anggota DPRD Kabupaten Ciamis H. Ramli Mahmud dan Kepala Desa Sukasari Kusmana.

Kelompok ternak ikan cupang Luxurious merupakan kelompok usaha mandiri yang digagas oleh para pemuda desa tanpa bantuan pemerintah. Herry Dermawan mengapresiasi inisiatif tersebut dan menyatakan kebanggaannya terhadap kreativitas generasi milenial di Kecamatan Banjarsari.

“Berdirinya kelompok ternak ikan cupang ini menunjukkan bahwa para pemuda di Banjarsari sangat kreatif dan inovatif. Ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Herry.

Herry menilai budidaya ikan cupang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan pasar yang sangat luas, baik nasional maupun internasional. Menurutnya, kualitas ikan cupang Indonesia telah diakui dunia, terbukti dengan adanya ekspor dan penjualan antar pulau.

“Namun memang masih ada kendala, khususnya terkait karantina. Saat ini lokasi karantina terdekat berada di Cilacap, Jawa Tengah,” jelasnya.

Untuk itu, Herry mengaku sengaja menghadirkan pihak karantina pusat dan Jawa Barat guna mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Alhamdulillah, permasalahan ini sudah diidentifikasi dan ditemukan solusinya,” tambahnya.

Selain itu, Herry mengungkapkan bahwa harga ikan cupang sangat menjanjikan.

“Satu ekor ikan cupang bisa bernilai ratusan ribu rupiah, bahkan untuk kualitas tertentu bisa lebih tinggi. Jika diekspor, harganya bisa mencapai jutaan rupiah per ekor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Produksi Kelompok Ikan Cupang Luxurious, Hari Fauzi, membenarkan bahwa hasil budidaya mereka telah dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Pemasaran kami dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Kami sudah mengekspor ke Amerika Serikat, China, dan yang terbaru ke Filipina,” kata Hari.

BACA JUGA: Ditabrak Motor Pesepeda jadi Korban di Jalan Raya Banjarsari 

Hari menambahkan bahwa budidaya ikan cupang telah mereka tekuni selama hampir lima tahun dan dinilai sebagai usaha yang sangat menjanjikan bagi perekonomian pemuda desa. Meski demikian, Hari mengungkapkan masih terdapat kendala dalam pengembangan usaha, terutama terkait ketersediaan pakan.

“Hambatan utama kami saat ini adalah pakan. Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan untuk mengatasi permasalahan tersebut,” pungkasnya. (Uus S/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *