April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Herry Dermawan: Stok Pupuk Aman, Kendala Utama pada Administrasi Data Petani

 

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Pemerintah memastikan ketersediaan pupuk nasional dalam kondisi aman dengan total stok mencapai 9,5 juta ton. Anggota Fraksi PAN, Ir. Herry Dermawan, menegaskan bahwa keluhan petani terkait sulitnya memperoleh pupuk bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan oleh persoalan administrasi dan ketidaksesuaian data.

Ir. Herry Dermawan menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan pupuk sesuai kebutuhan nasional. Namun, penyaluran pupuk bersubsidi sangat bergantung pada ketepatan data petani yang tercatat dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Jika ada petani yang merasa tidak mendapatkan pupuk, persoalannya bukan pada stok. Stok pupuk aman. Masalah utama ada pada administrasi dan data,” ujar Herry Dermawan, pada Senin (22/12/2025)

Menguraikan beberapa kendala yang kerap terjadi di lapangan, antara lain petani yang belum terdaftar dalam RDKK, petani yang pindah domisili atau desa tetapi masih tercatat di desa asal, serta adanya alih kepemilikan lahan akibat jual-beli sawah yang belum diperbarui secara administrasi.

Selain itu, ditemukan pula ketidaksesuaian data luas lahan, seperti luas lahan satu hektare yang tercatat menjadi dua hektare.

Di tingkat daerah, khususnya Kabupaten Ciamis, Ir. Herry Dermawan menegaskan bahwa kuota pupuk justru berada dalam kondisi berlebih. Hingga saat ini, penyerapan pupuk di Ciamis baru mencapai sekitar 70 persen dari kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dengan penyerapan yang baru sekitar 70 persen, sangat tidak mungkin terjadi kekurangan pupuk di Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan serupa juga terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia. Ia menilai bahwa persoalan distribusi pupuk secara nasional sebagian besar bersumber pada ketidaktepatan data administrasi, bukan pada ketersediaan pupuk itu sendiri.

Herry Dermawan menyatakan kesiapan dirinya untuk membantu para petani yang telah memenuhi prosedur dan terdaftar secara benar dalam sistem. Ia juga membuka ruang pendampingan bagi petani yang mengalami perubahan domisili, perubahan status kepemilikan lahan, maupun perbaikan data administrasi lainnya.

BACA JUGA: LASQI Ciamis Dilantik Seni Islami Didorong Lebih Nyata 

“Saya siap membantu petani yang sudah memenuhi ketentuan dan terdaftar dengan benar, termasuk jika ada perubahan domisili atau kepemilikan lahan. Yang terpenting, datanya harus diperbaiki agar penyaluran pupuk tepat sasaran,” pungkasnya.

Dengan demikian, ketersediaan pupuk nasional tetap terjamin, sementara pembenahan dan pemutakhiran data administrasi petani menjadi kunci utama agar distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan benar-benar diterima oleh petani yang berhak. (Pepi Irwan/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *