Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Nanang Heryanto Tegaskan Komitmen Jaga Independensi PGRI

ungkapsebab.com. BERITA CIAMIS,- Menjelang pemilihan kepengurusan baru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis, dinamika organisasi guru tertua di Indonesia ini kian menunjukkan geliat positif. Suasana demokratis menguat, seiring munculnya tokoh-tokoh muda dengan semangat perubahan dan penguatan peran PGRI sebagai organisasi profesi yang independen, kredibel, dan bermartabat.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Nanang Heryanto, Sekretaris Bidang Informasi dan Komunikasi (Sekbid Infokom) PGRI Kabupaten Ciamis. Dalam wawancara khusus pada Senin (02/06/2025), Nanang menegaskan pentingnya menjaga integritas dan nilai-nilai dasar organisasi di tengah proses regenerasi kepemimpinan yang tengah berlangsung.

“Saya sangat menghormati semangat semua kandidat yang ingin memberikan kontribusi. Tapi kita tidak boleh lupa, PGRI dibangun atas dasar sejarah panjang perjuangan guru. Maka, siapa pun yang mencalonkan diri harus paham betul AD/ART dan nilai-nilai dasar organisasi ini,” tegas Nanang.

PGRI Bukan Subordinat Dinas Pendidikan

Nanang juga menyoroti isu yang menurutnya masih kerap disalahpahami oleh sebagian kalangan, yaitu anggapan bahwa PGRI berada di bawah naungan Dinas Pendidikan. Ia menilai pandangan itu keliru dan berpotensi menurunkan posisi strategis PGRI sebagai organisasi profesi yang independen.

“PGRI adalah mitra sejajar, bukan bagian dari struktur birokrasi. Kita harus luruskan pemahaman ini. Organisasi ini lahir dari semangat perjuangan guru, bukan dari instruksi dinas,” ujarnya.

Maju dari Bawah, Bukan Dorongan Elit

Ditegaskan pula oleh Nanang bahwa kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Ciamis bukan atas dasar ambisi pribadi. Menurutnya, dorongan itu datang langsung dari bawah—dari sejumlah pengurus cabang PGRI di tingkat kecamatan.

“Saya tidak pernah minta-minta untuk maju. Ini murni amanah dari rekan-rekan di beberapa cabang yang melihat perlunya keterlibatan generasi muda untuk melanjutkan pengabdian di tingkat kabupaten,” kata Nanang.

BACA JUGA : pemkab-ciamis-nyatakan-siap-terapkan-edaran-gubernur-bertahap

Menurutnya, inilah bentuk nyata demokrasi internal yang sehat. Ia menolak pendekatan top-down yang selama ini dinilai kerap mereduksi semangat partisipatif anggota.

“PGRI bukan milik elit, bukan pula kendaraan segelintir orang. Ini rumah besar guru. Karena itu, regenerasi kepemimpinan harus lahir dari suara anggota, bukan penunjukan tertutup,” tambahnya.

Komitmen terhadap Independensi dan Profesionalisme Guru

Dengan pengalamannya sebagai Sekbid Infokom, Nanang merasa memiliki pemahaman yang cukup terhadap kebutuhan riil para guru, termasuk tantangan internal yang dihadapi organisasi selama ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk membawa semangat baru dalam memperkuat posisi PGRI sebagai organisasi yang tetap berpihak pada guru.

“Saya ingin mengembalikan marwah PGRI sebagai organisasi profesi yang independen, tidak terkooptasi politik ataupun kepentingan birokrasi. Fokus kita harus tetap pada peningkatan profesionalisme, perlindungan, dan kesejahteraan guru,” ujarnya.

Seruan untuk Menjaga Marwah Organisasi

Di akhir pernyataannya, Nanang mengajak seluruh anggota PGRI Kabupaten Ciamis untuk menjadikan pemilihan ini sebagai momentum konsolidasi dan refleksi atas jati diri organisasi.

“Mari kita jaga proses ini agar tetap bermartabat. Ini bukan ajang perebutan kekuasaan, tapi kesempatan memperbaiki organisasi kita bersama. Jangan sampai PGRI dijadikan alat oleh kelompok tertentu yang menjauh dari semangat perjuangan guru,” pungkasnya. (Acip/ungkapsebab.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *