April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Pangandaran Siap Gelar Pacuan Kuda Nasional

ungkapsebab.com, BERITA PANGANDARAN.  Arena pacuan kuda Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, kembali dipersiapkan menjadi pusat perhatian nasional. Pada 1 Juni 2025 mendatang, tempat ini akan menjadi tuan rumah kejuaraan Pangandaran Cup 2025, salah satu event pacuan kuda paling bergengsi di Jawa Barat.

Kegiatan ini dihelat oleh Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Jawa Barat dan akan dimulai sejak pagi, tepatnya pukul 07.30 WIB.

Ajang Bergengsi Sekaligus Barometer Nasional

Pangandaran Cup bukan sekadar perlombaan rutin tahunan. Dalam beberapa tahun terakhir, kejuaraan ini telah menjadi semacam barometer prestasi bagi kuda pacu dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak pemilik kuda memandang ajang ini sebagai tolok ukur untuk menilai daya saing kuda dan kualitas joki yang mereka miliki.

Ketua Komisi Pacu PORDASI Jawa Barat, Dani Supardi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam membina dan mengembangkan cabang olahraga pacuan kuda.

“Kami ingin memastikan bahwa olahraga berkuda tidak hanya hidup di arena, tapi juga tumbuh sebagai budaya dan ekosistem yang sehat dan profesional,” kata Dani saat ditemui redaksi, pada Senin, (26/05/2025).

Menurut Dani, partisipasi tidak hanya ditujukan kepada pemilik kuda dan joki profesional, tetapi juga terbuka bagi komunitas berkuda lokal yang selama ini berperan dalam menghidupkan olahraga tersebut dari akar rumput.

Dorong Ekonomi Lokal, Tak Sekadar Kompetisi

PORDASI juga berharap kejuaraan ini membawa dampak ganda bagi masyarakat. Selain sebagai hiburan dan sarana sportivitas, Pangandaran Cup 2025 diproyeksikan menjadi penggerak sektor ekonomi lokal, terutama sektor pariwisata, UMKM, dan jasa penginapan.

“Kehadiran ratusan peserta dan ribuan penonton dari luar daerah akan memberi efek langsung pada geliat ekonomi masyarakat sekitar Legokjawa dan Cimerak,” ujar Dani.

Pernyataan tersebut tidak berlebihan. Data dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan signifikan dalam tingkat hunian penginapan dan peningkatan omset pedagang musiman selama berlangsungnya kejuaraan.

Namun begitu, pengawasan tetap harus diperketat. Aktivitas ekonomi yang tumbuh tidak boleh mengorbankan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Fasilitas umum dan lalu lintas di sekitar lokasi juga perlu diantisipasi secara matang.

Persiapan Teknis Sudah Dimatangkan

PORDASI Jawa Barat menegaskan bahwa seluruh aspek teknis penyelenggaraan sudah disiapkan. Mulai dari pembagian kategori lomba, syarat peserta, hingga regulasi lintasan dan perlengkapan kuda, semuanya telah dituangkan dalam dokumen resmi dan disebarluaskan ke pengurus cabang se-Indonesia.

Pihak panitia berharap tidak ada lagi keraguan dari peserta. Dani menyampaikan bahwa informasi detail seputar teknis pelaksanaan dan pendaftaran bisa diperoleh melalui kontak resmi PORDASI atau undangan resmi yang telah dikirimkan.

“Kami mengimbau peserta agar segera melakukan registrasi sesuai jadwal. Jangan sampai ada keterlambatan yang berakibat diskualifikasi administratif,” tegasnya.

BACA JUGA: DPRD Garut Absen, Suara Rakyat Terabaikan

Catatan Penting bagi Pemerintah Daerah

Momentum Pangandaran Cup 2025 juga menjadi ujian bagi pemerintah daerah. Event sebesar ini semestinya tidak hanya diserahkan kepada panitia olahraga. Dukungan infrastruktur, keamanan, dan promosi wisata harus jadi bagian dari perencanaan lintas sektor.

Jika dikelola serius, kejuaraan ini bisa menjadi wajah baru Pangandaran sebagai destinasi wisata olahraga. Sebaliknya, jika diabaikan, potensi besar ini bisa gagal menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. (KMP/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *