Sempat Disorot, Bendera Merah Putih Kini Berkibar Gagah di Kantor UPTD P5A Banjaranyar
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Bendera Merah Putih kini resmi berkibar di halaman kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) P5A Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Langkah ini merupakan respons cepat pihak instansi setelah sebelumnya sempat mendapat sorotan tajam dari publik dan tokoh masyarakat setempat.
Pengibaran simbol negara tersebut menjadi bukti komitmen perbaikan tata kelola perkantoran sekaligus jawaban atas kritik konstruktif yang berkembang beberapa hari terakhir.
Menanggapi polemik tersebut, Camat Banjaranyar, Ari Angga Rianto, langsung mengambil tindakan tegas. Pihaknya segera melakukan komunikasi dan memberikan pembinaan kepada pimpinan UPTD P5A agar hal serupa tidak terulang.
“Saya selaku Camat Banjaranyar langsung memberikan pembinaan dan arahan agar segera memasang Bendera Merah Putih di halaman kantor tersebut,” ujar Ari pada Kamis (30/04/2026).
Ari juga menegaskan bahwa pengibaran bendera bukan sekadar formalitas, melainkan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Menurutnya, hal ini adalah bentuk disiplin dan tanggung jawab moral aparatur negara terhadap lambang kedaulatan bangsa.
Sementara itu, Kepala UPTD P5A Banjaranyar, Yati, menyikapi situasi ini dengan lapang dada. Ia mengakui adanya kekurangan dalam pemenuhan sarana perkantoran dan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta pihak-pihak yang telah memberikan koreksi.
“Secara pribadi dan institusi, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kritik membangun. Alhamdulillah, sejak Jumat (24/04), tiang dan bendera sudah tersedia sehingga kini dapat berkibar setiap hari,” ungkap Yati.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas arahan dari, Pemerintah Kecamatan Banjaranyar, Komisi A DPRD Kabupaten Ciamis (khususnya Bapak Haji Ramli) dan
tokoh masyarakat setempat.
BACA JUGA: Pelatihan Tim Pewarta Kwarcab Ciamis Tingkatkan Kualitas Publikasi Kepramukaan
Diakuinya, Peristiwa ini menjadi momentum penting bagi UPTD P5A untuk berbenah.
Yati juga berharap dengan kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi jajarannya untuk lebih tertib dalam menjalankan kewajiban dasar sebagai lembaga pemerintahan.
“Semoga ke depan hal ini menjadi pelajaran agar kami lebih tertib, disiplin, dan memperhatikan setiap aspek tata kelola pemerintahan dengan lebih baik,” pungkasnya. (UUS/US).
