April 25, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Polisi Cepat Atasi Teror Anjing Pemangsa Domba di Cimerak

ungkapsebab.com, BERITA PANGANDARAN.  Warga Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dibuat resah oleh serangan anjing liar yang memangsa ternak domba. Hingga kini, sedikitnya 19 ekor domba mati akibat serangan tersebut. Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan peternak dan masyarakat sekitar.

Menanggapi laporan warga, kepolisian setempat langsung turun tangan untuk mengatasi ancaman ini. Kapolsek Cimerak, Iptu Ridwan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi agar serangan serupa tidak terjadi lagi.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat, kami langsung mengerahkan anggota untuk melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga terkait bahaya anjing liar,” ujar Ridwan, Senin (10/2/2025).

Serangan anjing liar ini bukan yang pertama terjadi di wilayah Cimerak. Namun, kali ini frekuensinya meningkat dan menimbulkan kerugian besar bagi peternak.

Dedi (45), salah satu warga, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyebut bahwa dombanya yang sudah dikandangkan pun tetap diserang.

“Domba saya sudah di dalam kandang, tapi tetap diserang. Pagi-pagi saya lihat ada yang mati dengan luka di leher dan perut,” tuturnya.

Beberapa warga menduga anjing-anjing tersebut berasal dari hutan sekitar yang turun ke permukiman untuk mencari makan. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, serangan ini bisa berlanjut dan membahayakan warga, terutama anak-anak.

“Kami takut kalau nanti anak-anak yang jadi korban. Ini bukan cuma soal ternak, tapi juga soal keselamatan,” kata Yanto, warga lainnya.

Untuk mengatasi situasi ini, Polsek Cimerak melakukan patroli rutin dan meminta warga agar lebih waspada. Peternak diminta memperkuat kandang ternak mereka dan segera melapor jika melihat gerombolan anjing liar.

“Kami mengimbau warga agar memperketat pengamanan ternaknya. Jika melihat anjing liar yang mencurigakan, segera laporkan ke kami,” ujar Ridwan.

Selain itu, pemilik anjing peliharaan diminta untuk tidak melepasliarkan hewan mereka, terutama di malam hari. Hal ini guna mencegah kesalahpahaman dan potensi tindakan main hakim sendiri dari warga yang merasa dirugikan.

“Kami tidak ingin ada tindakan di luar hukum. Jika ada anjing yang dianggap berbahaya, laporkan ke pihak berwenang, jangan bertindak sendiri,” tegasnya.

Solusi Jangka Panjang

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait untuk mencari solusi jangka panjang. Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain penangkapan anjing liar oleh dinas terkait serta edukasi kepada warga mengenai cara menghadapi serangan hewan liar.

Meski situasi cukup meresahkan, kepolisian meminta warga tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. Mereka memastikan bahwa kasus ini sedang ditangani dengan serius..

BACA JUGA : Ketua DPRD Ciamis Petani Harus Dukung Program MBG  

“Kami memahami keresahan masyarakat, tapi kami minta tetap tenang. Kami akan terus berupaya mengatasi masalah ini,” kata Ridwan.

Sementara itu, beberapa peternak berharap ada tindakan lebih konkret. Jika tidak ada solusi segera, mereka mempertimbangkan untuk menjual ternaknya demi menghindari kerugian lebih besar.

Polisi berjanji akan terus melakukan pemantauan agar warga bisa kembali merasa aman. (Kim/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *