Disnaker Ciamis Tegaskan Pekerja Dapur Wajib Punya BPJS
Ungkapaebab.com, BERITA CIAMIS. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, S.H., M.Pd, menegaskan bahwa seluruh pekerja di wilayahnya, termasuk pekerja dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun sektor jasa boga dan kuliner lainnya, wajib memiliki jaminan sosial melalui BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk replica watches UK perlindungan dasar yang wajib diberikan perusahaan kepada setiap tenaga kerja. Ia menilai, masih ada sebagian pelaku usaha yang belum memahami pentingnya jaminan sosial bagi pekerjanya.
“Tidak boleh ada satu pun pekerja, baik yang bekerja di bagian produksi, dapur, maupun administrasi, yang tidak terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Itu kewajiban hukum yang diatur jelas dalam undang-undang,” ujar Dase saat ditemui di kantornya, Senin (20/10/2025).
Dase menjelaskan, aturan tersebut replica watches sejalan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, yang mengamanatkan pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya dalam program BPJS. Ia menegaskan bahwa perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan merupakan hak dasar yang tidak bisa ditawar.
“Kalau pekerja sakit dan tidak punya jaminan, siapa yang bertanggung jawab? Perusahaan wajib hadir melindungi mereka. Ini bukan soal administrasi, tapi soal kemanusiaan,” tegasnya.
Dase menambahkan, pemerintah daerah melalui Disnaker Ciamis terus melakukan pengawasan, pembinaan, dan sosialisasi kepada perusahaan agar mereka mematuhi ketentuan tersebut. Pengawasan tidak hanya bersifat penegakan hukum, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran pengusaha terhadap manfaat jangka panjang dari program jaminan sosial.
“Kami tidak hanya menegur, tapi juga memberi pendampingan dan sosialisasi. Tujuannya agar perusahaan paham bahwa ini bukan beban, melainkan investasi bagi kesejahteraan dan produktivitas,” jelasnya.
Dase mengakui bahwa masih banyak pekerja di sektor jasa boga, terutama yang berstatus tidak tetap, belum terdaftar dalam BPJS. Beberapa pengusaha beralasan bahwa biaya iuran dinilai memberatkan, sementara sebagian pekerja belum menyadari manfaatnya. Namun, ia menilai pandangan tersebut keliru.
“Justru dengan adanya BPJS, risiko finansial pekerja saat sakit bisa ditekan. Apalagi di dapur, risiko cedera, luka bakar, atau kecelakaan kerja cukup tinggi. Tanpa perlindungan, dampaknya bisa berat,” ungkapnya.
Disnaker Ciamis, lanjut Dase, akan terus memperkuat koordinasi replica Rolex dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, terdaftar dalam program jaminan sosial. Pemerintah juga akan melakukan langkah-langkah administratif terhadap perusahaan yang belum mematuhi aturan ini.
“Kami akan tindaklanjuti secara administratif bagi perusahaan yang abai. Prinsipnya, kami mendorong kepatuhan. Tapi kalau tetap bandel, tentu ada sanksi sesuai ketentuan,” katanya dengan nada tegas.
Selain memperingatkan, Dase juga memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja dengan mendaftarkan seluruh karyawan mereka ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perusahaan yang patuh pada regulasi memiliki citra positif di mata masyarakat dan konsumen.
“Perusahaan yang patuh akan lebih dipercaya dan memiliki daya saing yang lebih baik. Perlindungan pekerja adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Apresiasi Atas Kontribusi Partai Golkar HUT ke -61
Dase berharap kesadaran kolektif tentang pentingnya jaminan sosial terus tumbuh, tidak hanya di kalangan pengusaha besar, tetapi juga di sektor usaha kecil dan menengah. Dase menekankan bahwa perlindungan pekerja adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.
“Kami ingin budaya kerja di Ciamis tumbuh sehat, produktif, dan berkeadilan. Semua pekerja, tanpa kecuali, berhak atas perlindungan,” pungkasnya.
Dengan langkah tegas ini, Disnaker Ciamis memastikan tidak ada lagi pekerja termasuk di dapur-dapur program MBG yang bekerja tanpa perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan kewajiban moral dan hukum yang harus ditegakkan di setiap lini dunia kerja. (Redaksi)
