Pemkab Ciamis Gandeng BPK dan DPR RI Perkuat Komitmen
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmen dalam membangun tata kelola keuangan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar di Gedung KH Irfan Hielmy, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Ciamis dan menghadirkan perwakilan dari BPK RI serta DPR RI.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa”, sosialisasi ini replica Breitling Watches bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pengelolaan dana desa yang tidak hanya patuh regulasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral dan tanggung jawab publik.
Dalam sambutan tertulis Bupati Ciamis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Asep Khalid, ditegaskan bahwa pengelolaan keuangan desa harus mengacu pada prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, tertib, dan disiplin anggaran sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018.
“Dana desa bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan amanah yang harus replica watches dipertanggungjawabkan secara jujur kepada masyarakat. Kepala desa harus menjadi pengelola yang bijak dan bermoral,” tegasnya.
Sementara itu, penguatan pengawasan menjadi fokus penting dalam kegiatan ini, merujuk pada Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 tentang pengawasan pengelolaan keuangan desa. Keterlibatan BPK RI dan DPR RI diharapkan mampu memperkuat sistem kontrol dari tingkat pusat hingga desa.
Namun demikian, Kepala DPMD mengungkapkan sejumlah persoalan yang Rolex replica masih membayangi pengelolaan dana desa. Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil audit APIP, ditemukan sejumlah pelanggaran seperti mark-up anggaran, belanja fiktif, minimnya transparansi, hingga proyek yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ada juga temuan kepala desa yang tidak memenuhi kewajiban perpajakan, seperti PPh, PPN, dan PHR. Hal ini menjadi sorotan dalam audit Inspektorat dan dinilai berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.
BACA JUGA: Disnaker Ciamis Tegaskan Pekerja Dapur Wajib Punya BPJS
Menanggapi hal tersebut, Pemkab Ciamis menekankan pentingnya membangun kembali integritas melalui edukasi dan peningkatan kapasitas aparatur desa.
“Kami harap kegiatan ini menjadi momentum introspeksi. Sinergi antara desa dan Pemkab sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola yang baik,” ujar Asep Khalid.
Di akhir kegiatan, seluruh kepala desa diajak memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Redaksi)
