April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Laga Sengit Buka Turnamen Netika Cup

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Semangat sportivitas dan persaingan sehat tampak nyata dalam pelaksanaan Turnamen Bola Voli Netika Cup 2025. Salah satu pertandingan yang menarik perhatian publik berlangsung pada Rabu, (16/04/2025), di Lapangan Bola Voli SMPN 3 Kawali, Kabupaten Ciamis.

Laga ini mempertemukan dua sekolah dasar unggulan, yakni SDN 1 Karangpawitan melawan SDN 5 Karangpawitan.

Pertandingan Seru, SDN 1 Karangpawitan Unggul

Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Tim putri SDN 1 Karangpawitan menunjukkan permainan yang disiplin dan penuh semangat, meski lawannya juga tidak kalah tangguh. Babak pertama berlangsung imbang, namun seiring jalannya pertandingan, SDN 1 Karangpawitan mulai mendominasi.

“Pertandingan tadi sangat menegangkan. Tapi alhamdulillah, anak-anak bisa menunjukkan kerja sama tim yang solid,” ujar Kepala Sekolah SDN 1 Karangpawitan, Wawan Setiawan, S.Pd.I., saat ditemui usai pertandingan.

Ia mengaku bangga dengan capaian anak didiknya. Bagi Wawan, kemenangan ini bukan hanya soal angka, melainkan tentang pembuktian bahwa pendidikan karakter melalui olahraga membuahkan hasil.

Turnamen sebagai Ajang Pembinaan Karakter

Turnamen Netika Cup bukan sekadar kompetisi antar sekolah, melainkan wadah untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini. Kepala SMPN 3 Kawali, Uus Yusuf, M.Pd.I., selaku tuan rumah, menjelaskan bahwa turnamen ini adalah agenda tahunan yang digagas dengan misi besar.

“Kami ingin menciptakan generasi muda yang beretika, berprestasi, dan jauh dari narkoba. Moto kami jelas: menciptakan nilai-nilai sportivitas yang sehat,” ujar Uus tegas.

Ia juga menambahkan bahwa melalui turnamen ini, pihak sekolah berupaya menjaring bibit-bibit atlet potensial yang bisa dibina lebih lanjut di jenjang pendidikan berikutnya.

Kritik Terhadap Minimnya Fasilitas dan Dukungan

Meski berlangsung meriah, turnamen ini tetap menyisakan catatan penting, terutama terkait fasilitas. Beberapa guru pendamping menyampaikan harapan agar ke depan, perhatian dari dinas pendidikan dan pihak terkait bisa lebih serius.

“Sarana latihan di sekolah kami sangat terbatas. Anak-anak berlatih di lapangan seadanya,” ungkap salah satu guru olahraga yang enggan disebutkan namanya.

Pernyataan ini mencerminkan bahwa di balik semangat dan prestasi, masih ada pekerjaan rumah besar dalam pengembangan olahraga tingkat sekolah dasar. Dukungan infrastruktur dan pembinaan yang lebih sistematis menjadi kebutuhan mendesak jika ingin melihat prestasi anak-anak berkembang secara konsisten.

BACA JUGA: Kebakaran di Puloerang Ciamis, Warga Panik

Apresiasi dan Harapan ke Depan

Terlepas dari berbagai tantangan, penyelenggaraan Netika Cup tetap menuai apresiasi dari berbagai pihak. Semua tim tampil maksimal dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Yang terpenting adalah anak-anak bisa belajar tentang kerja sama, semangat juang, dan bagaimana menghadapi kemenangan maupun kekalahan dengan kepala tegak,” pungkasnya.

Semoga ke depannya turnamen ini bisa terus berlanjut dan menjadi wadah positif yang konsisten dalam membentuk karakter serta menemukan potensi atlet muda. Karena pada akhirnya, pendidikan sejati bukan hanya soal angka di atas kertas, tetapi pembentukan karakter di medan nyata. (Ayep/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *