Golkar Kunjungi Pondok Pesantren Darussalam
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Pada kunjungannya ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, bersama sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, berbincang dengan para kiai dan santri. Acara ini berlangsung dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, dengan diskusi yang mencakup isu-isu nasional, mulai dari politik hingga ekonomi, serta kebijakan subsidi energi yang tengah hangat diperbincangkan.
Menteri Investasi Kunjungi Pondok Pesatren Darussalam
Bahlil menyampaikan perasaan pribadinya, mengungkapkan betapa ia merasa seperti bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. “Sebelum masuk ke ruangan ini, saya sempat salat di kamar ayahanda tercinta Pak Kiai,” ujarnya, menandakan kedekatannya dengan pesantren tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa banyak tokoh nasional yang pernah menginap dan beribadah di tempat ini, yang semakin menegaskan betapa pentingnya pesantren dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengungkapkan tentang posisi Partai Golkar dalam pemerintahan. Ia dengan tegas mengatakan bahwa Golkar adalah partai pemenang kedua dalam Pemilu 2024 dengan raihan 120 kursi di DPR RI.
Namun, ia menambahkan bahwa meskipun secara kursi berada di posisi kedua, dalam koalisi pemerintahan, Golkar adalah yang terbesar. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Golkar memiliki pengaruh besar dalam kebijakan nasional, terutama dalam mendukung program pemerintah.
Selain itu, Bahlil memperkenalkan beberapa pengurus Golkar yang hadir dalam acara tersebut. Ia menyebutkan nama-nama seperti Hadis Kadir, Wakil Ketua Umum yang berasal dari Makassar dan kini berdomisili di Surabaya, serta tokoh lainnya seperti Ace Hasan Syadzily dan Agung Laksono.
“Kepengurusan Golkar kini mengusung perpaduan antara senior dan junior, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi masa depan partai dan bangsa,” ujarnya pada Sabtu, (15/03/2025).
Menteri Ajak Santri Manfaatkan Peluang Ekonomi
Menurut Bahlil, Golkar adalah partai yang terbuka bagi siapa saja, termasuk para santri yang ingin berkontribusi bagi bangsa. Ia mengajak generasi muda untuk bergabung dan berjuang bersama dalam membangun Indonesia.
Bahlil juga menekankan pentingnya pendidikan politik dan kaderisasi di Golkar. Ia bahkan mengusulkan agar setiap pesantren, termasuk Darussalam Ciamis, mengirimkan dua hingga tiga santri setiap tahunnya untuk mengikuti pendidikan di Lemhannas. Menurutnya, hal ini penting untuk mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang cerdas dan berintegritas.
Dalam pidatonya, Bahlil tidak lupa mengkritisi kebijakan subsidi energi yang selama ini menjadi sorotan banyak pihak. Ia menyebutkan bahwa subsidi energi, khususnya untuk LPG, listrik, dan BBM, sering kali diselewengkan.
“Harga LPG seharusnya maksimal Rp19 ribu, tapi di lapangan ada yang sampai Rp30 ribu. Ini penyalahgunaan yang harus kita benahi,” tegasnya. Ia menekankan bahwa pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk memastikan subsidi sampai ke tangan yang tepat, yaitu masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Bahlil juga mengajak para santri untuk memanfaatkan peluang dalam bidang ekonomi. Ia mengungkapkan bahwa kini pesantren memiliki kesempatan untuk terlibat dalam sektor ekonomi, termasuk dalam usaha pertambangan.
Sebagai penutup, Bahlil berbagi kisah hidupnya untuk menginspirasi para santri. Ia menceritakan latar belakangnya yang sederhana, berasal dari keluarga pekerja di Papua.
BACA JUGA: Bendera Kecil di Terminal Banjar, Tak Sesuai Harapan
“Dulu rumah saya berdinding bambu, atap rumbia, dan lantainya tanah. Saya jualan kue sejak SD, jualan koran saat SMP,” ceritanya. Meskipun mengalami kesulitan sejak kecil, ia berhasil meraih kesuksesan sebagai pengusaha dan kini menjabat sebagai Menteri Investasi.
Dengan semangat ini, ia menutup pidatonya dengan penuh harapan untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Ia berharap para santri tidak takut untuk bermimpi besar dan memanfaatkan peluang yang ada. (Gany/ungkapsebab.com)
