Bendera Kecil di Terminal Banjar, Tak Sesuai Harapan
ungkapsebab.com, BERITA BANJAR. Pemasangan bendera merah putih di depan Terminal Tipe A Kota Banjar belakangan ini menuai kritik tajam dari masyarakat. Banyak warga yang merasa bahwa bendera tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan megahnya gedung terminal yang berdiri kokoh.
Masyarakat Menilai Ukuran Bendera Tidak Sesuai
Mereka menilai bahwa ukuran bendera yang tidak sebanding dengan tinggi tiang dan luas bangunan terminal menunjukkan ketidaksesuaian dalam penghormatan terhadap simbol negara.
Seorang warga yang kerap melintas di sekitar terminal, Ara Suhara, mengungkapkan pendapatnya tentang pemasangan bendera tersebut. Menurutnya, bendera yang dipasang di depan terminal sangat tidak proporsional.
“Secara ukuran, saya kira benderanya terlalu kecil. Kalau dibandingkan dengan tinggi tiang dan megahnya terminal, terlihat tidak pas,” ujarnya dengan tegas pada Sabtu, (15/02/2025)
Ara berpendapat bahwa sebagai simbol negara, bendera seharusnya dipasang dalam ukuran yang lebih besar agar lebih tampak pantas dan sesuai dengan ukuran bangunan yang ada.
Kritik serupa juga datang dari mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banjar, Yoyo Sunaryo. Ia mengamati bahwa ukuran bendera yang dipasang saat ini sangat tidak sesuai dengan status terminal yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan.
Yoyo menilai bahwa terminal tipe A, yang merupakan fasilitas nasional, seharusnya memiliki bendera dengan ukuran yang lebih besar, sesuai dengan kemegahan gedung tersebut.
“Dari tadi saya perhatikan, ukurannya memang kurang pas. Terminal ini kan dikelola oleh kementerian, masa benderanya kecil seperti ini?” kata Yoyo, yang juga mengingatkan bahwa simbol negara harus dihormati dengan layak.
Bahkan, ia membandingkan ukuran bendera tersebut dengan bendera yang biasa digunakan dalam kegiatan Pramuka, yang menurutnya memiliki ukuran lebih kecil.
Masyarakat yang melihat pemasangan bendera ini berharap ada perubahan segera, terutama agar simbol negara dihormati dengan benar. Mereka menilai bahwa ukuran bendera yang terlalu kecil bisa menurunkan nilai estetika dan, lebih parahnya lagi, bisa memberi kesan bahwa penghormatan terhadap lambang negara itu kurang serius.
Tindak Lanjut PSP Terminal Kota Banjar
Menanggapi kritik tersebut Pengawas Satuan Pelayanan (PSP) Terminal Tipe A Kota Banjar, Jenny Maria Wirandani, memberikan penjelasan. Ia mengungkapkan bahwa pemasangan bendera dilakukan berdasarkan inisiatif pihaknya, dengan menyesuaikan tinggi tiang bendera yang ada.
“Oh, nanti saya tanyakan lagi soal ukurannya. Kalau yang sekarang itu saya sesuaikan dengan tinggi tiangnya,” katanya. Jenny menambahkan bahwa pihaknya akan mengecek kembali ukuran bendera yang sesuai dengan standar yang seharusnya agar pemasangannya tidak menimbulkan perdebatan di masyarakat.
BACA JUGA: Wakil Wali Kota Banjar Pastikan Penanganan Bencana Tepat
Penting untuk diingat bahwa bendera merah putih bukan sekadar kain yang berkibar, tetapi merupakan simbol dari identitas dan kehormatan bangsa. Oleh karena itu, ukuran dan penempatannya harus mencerminkan rasa hormat yang tinggi terhadap negara dan seluruh rakyat Indonesia.
Pemasangan bendera yang tidak sesuai ukuran tentu saja akan merugikan citra negara itu sendiri. Sebagai simbol kebanggaan, bendera harus dengan proporsi yang sebanding, baik dengan tinggi tiang maupun dengan ukuran bangunan di sekitarnya. Sehingga, tidak ada lagi alasan untuk memperdebatkan hal tersebut di masa mendatang. (Johan/ungkapsebab.com)
