Polres Ciamis Kawal Penguatan UMKM di Ciamis Craft Expo 2026
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Komitmen terhadap penguatan ekonomi kerakyatan kembali diperlihatkan dalam gelaran Ciamis Craft Expo 2026 yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga mencerminkan keseriusan berbagai pihak dalam mendorong UMKM naik kelas.
Sejumlah unsur penting hadir dalam pembukaan acara yang digelar di kawasan Situs Budaya Karangkamulyan. Pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga unsur Forkopimda terlihat bersinergi.
Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Sekretariat Daerah, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., menyampaikan bahwa expo ini dirancang sebagai ruang strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai peluang pengembangan usaha.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya konkret memperkuat ekonomi masyarakat, memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.” ujar Andang.
Rangkaian acara berlangsung tertib, dimulai dari registrasi peserta, penampilan seni budaya, hingga prosesi pembukaan resmi. Selain itu, penyerahan sertifikat halal dan zona kuliner sehat menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas produk UMKM.
Wakapolres Ciamis, Kompol Sujana menegaskan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ia mengatakan bahwa keamanan menjadi faktor utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.
BACA JUGA: Dua Siswi SD Tenggelam Saat Bermain di Sungai Ciseel
“Polri hadir bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Kompol Sujana.
Masyarakat menilai Ciamis Craft Expo memberikan ruang promosi yang luas bagi pelaku usaha kecil. Selain itu, interaksi langsung antara pelaku UMKM dan konsumen juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk lokal.
Ciamis Craft Expo 2026 yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan mampu menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi indikator bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan aparat keamanan dapat berjalan efektif. (US).
