SMKN 1 Panjalu Perkuat Karakter dan Kompetensi Pendidik
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan mutu pendidikan, SMKN 1 Panjalu menggelar program pelatihan internal atau In House Training (IHT) dengan mengusung konsep Gapura Panca Waluya.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan karakter serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah. Kamis, (16/04/2026)
Program Gapura Panca Waluya merupakan implementasi pendidikan karakter yang berkembang di Jawa Barat. Konsep ini berlandaskan lima nilai utama kehidupan, yaitu Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (terampil). Kelima nilai tersebut menjadi pedoman dalam membangun budaya kerja dan pola pikir seluruh warga sekolah.
Secara rinci, nilai Cageur menekankan pentingnya kesehatan fisik dan mental. “Nilai Bageur” mengarah pada perilaku yang baik dan berakhlak mulia, sedangkan Bener menekankan kejujuran serta ketepatan dalam bertindak. Adapun Pinter berkaitan dengan kecerdasan dan wawasan luas, sementara Singer menitikberatkan pada keterampilan serta kemampuan beradaptasi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Melalui pelatihan intensif tersebut, guru dan tenaga kependidikan didorong untuk menginternalisasi nilai-nilai Panca Waluya ke dalam proses pembelajaran maupun aktivitas manajerial sehari-hari.
Kepala SMKN 1 Panjalu, Dian Sediana, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar sekolah tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki kekuatan dalam pembentukan karakter.
Dian menyampaikan bahwa pihak sekolah ingin menjadikan program ini sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas secara intelektual sekaligus kuat dalam moral dan etika.
“Kami ingin menjadikan program ini sebagai fondasi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berkualitas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam moral dan etika, sehingga menjadi ciri khas yang melekat pada setiap pendidik di sini,” ujarnya.
BACA JUGA: Dongkrak Ekonomi Lokal 16 Klub Siap Berlaga di Lurah Cigembor Cup 2026
Lebih lanjut, Dian berharap nilai-nilai Panca Waluya dapat menjadi identitas yang melekat pada seluruh warga sekolah serta mendorong terciptanya layanan pendidikan yang lebih humanis dan profesional.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Panjalu diharapkan mampu menghadirkan kualitas pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik dan tenaga pendidik. (Ujang Aep/US)
