Gerindra Ciamis Investigasi Dugaan Pungli Program MBG, Pastikan Kader Tak Terlibat
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Tim Investigasi DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis angkat bicara menanggapi isu viral terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang mencatut oknum anggota DPRD. Investigasi ini difokuskan pada dugaan permintaan uang sebesar Rp250.000 melalui pesan via whatsapp ke pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Tim Investigasi DPC Partai Gerindra Ciamis, Achmad Djumali, didampingi anggota tim, Agus dan Ipung, menegaskan bahwa pihaknya bergerak atas instruksi langsung Ketua DPC, untuk memverifikasi kebenaran kabar yang beredar di media sosial tersebut.
Djumali menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran langsung di lapangan, pihaknya belum menemukan bukti adanya kader Gerindra di Komisi B yang melakukan pungli sebagaimana isu yang berkembang. Hal tersebut di sampaikan Saat ditemui ditemui di kantor DPC Gerindra. Senin, (13/04/2026)
“Kami turun langsung untuk memastikan apakah ada kader Gerindra yang melakukan pungli ke dapur-dapur MBG. Sampai saat ini, kami belum menemukan fakta yang mendukung narasi viral tersebut,” ujar Djumali.
Meski demikian, Djumali menyoroti adanya beberapa point dengan viralnya Anggota Komisi B beberapa waktu lalu. Karena disitu menyebutkan dugaan pelanggaran etika dan moral.
Ia menegaskan pihaknya akan tetap mendalami potensi pelanggaran etika, meski terkendala oleh keengganan beberapa saksi atau pengelola dapur untuk memberikan keterangan karena merasa takut.
Menanggapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Djumali memberikan penekanan keras bagi seluruh kader. Menurutnya, tugas utama kader adalah mengawal dan mengawasi agar program berjalan lancar, bukan justru mengambil keuntungan pribadi.
“Seharusnya kader itu mengawal dan mengawasi jalannya program, bukannya memanfaatkan situasi dengan meminta-minta. Kami tegaskan, jika ada rekan-rekan (kader) yang terbukti melakukan itu, kami sebagai partai siap menerima aduan dan menindak tegas,” imbuhnya.
Djumali juga menyinggung aspek teknis operasional dapur MBG. Terkait penggunaan produk lokal dalam penyediaan bahan pangan, ia menyebut hal itu sangat bergantung pada ketersediaan stok di wilayah tersebut.
Djumali mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan dukungan penuh kepada petani lokal melalui program Kawasan Distribusi Mandiri Pangan (KDMP), agar kebutuhan pangan program MBG dapat terpenuhi dari hasil bumi Ciamis sendiri.
Ditegaskan Djumali, tim Investigasi telah bekerja sejak tanggal 7 hingga 14 bulan ini untuk mengumpulkan data. Seluruh hasil temuan akan dipertanggungjawabkan kepada pengurus DPC Partai Gerindra.
BACA JUGA: Haul ke-31 Nike Ardilla di Ciamis jadi Magnet Wisata
“Kami bekerja secara objektif dan tidak ada kepentingan pribadi. Seandainya hasil investigasi membuktikan adanya keterlibatan kader, maka partai tidak akan segan untuk menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Djumali.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG), merupakan pilar utama kebijakan pemerintah pusat yang saat ini tengah dalam masa uji coba dan penguatan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Ciamis. (Fepi Irwan/US)
