Truk Fuso Patah As di Tanjakan Paringga, Lalu Lintas Ciamis Sempat Lumpuh
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Sebuah truk jenis Fuso bermuatan besi hollow mengalami patah as saat melintasi tanjakan Paringga, Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Kamis pagi (9/04/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Truk yang dikemudikan Asep itu berangkat dari Kedawung, Cirebon, menuju Rajadesa, Ciamis.
Menurut pengemudi, kendaraan berjalan normal hingga hampir mencapai puncak tanjakan. Namun tiba-tiba as roda truk patah, sehingga kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan dan mulai mundur ke belakang. Menyadari situasi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, Asep segera mengambil tindakan darurat. Ia mengarahkan sisi truk ke tebing di pinggir jalan untuk menghentikan laju kendaraan.
“Posisinya sudah hampir sampai ujung tanjakan, tapi as patah mendadak. Karena mobil mundur, saya arahkan ke tebing supaya berhenti dan tidak membahayakan orang lain,” kata Asep saat ditemui di lokasi.
Akibat kejadian tersebut, truk berhenti melintang di jalan, menutup sebagian besar badan jalan yang relatif sempit. Situasi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama bagi kendaraan yang hendak naik maupun turun tanjakan.
Kondisi lalu lintas semakin sulit sekitar pukul 12.00 WIB, ketika sebuah truk lain bermuatan kayu berwarna merah tidak kuat menanjak karena ruang gerak yang terbatas. Truk ini terhenti di tanjakan, sehingga menutup akses jalan sepenuhnya dan memaksa arus kendaraan lain dialihkan ke jalur alternatif melalui perkampungan sekitar.
Petugas bersama warga dan komunitas setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi kedua truk. Tim dari Komunitas Canter Mania Indonesia Community (CMIC) Ciamis memainkan peran penting dalam proses evakuasi. Kedua kendaraan berhasil dipindahkan setelah sekitar dua jam upaya kerja sama antara pengemudi, warga, dan komunitas.
BACA JUGA: Pulang Ke Kampung Halaman, Atlet Muda Suci Nurani Disambut Meriah
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Setelah evakuasi mobil tersebut selesai, arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan yang sempat tertahan bisa melanjutkan perjalanan.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pengemudi truk dan kendaraan berat lainnya untuk selalu melakukan pemeriksaan teknis sebelum menanjak, terutama pada jalur yang memiliki tanjakan curam dan jalan sempit. Pengemudi juga diingatkan untuk tetap tenang dan mengambil langkah cepat saat menghadapi kerusakan mendadak, demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (Ujang Aep,yeyep/US)
