Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Lonjakan Wisata Ciamis Saat Lebaran

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS.  Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah di Kabupaten Ciamis selama masa cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 Hijriah mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data rekapitulasi dari 21 hingga 24 Maret 2026, total wisatawan nusantara tercatat mencapai 7.660 orang, sementara wisatawan mancanegara hanya 2 orang.

Lonjakan ini menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap wisata lokal saat libur Lebaran. Namun, di balik angka tersebut, muncul catatan penting terkait ketimpangan kunjungan antar destinasi serta perlunya penguatan promosi dan aksesibilitas.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan, menyampaikan bahwa objek wisata Situ Lengkong Panjalu menjadi penyumbang terbesar jumlah kunjungan. Ia menyebut total wisatawan nusantara yang datang ke lokasi tersebut mencapai 6.529 orang.

“Puncak kunjungan terjadi pada 23 Maret 2026, dengan jumlah 2.247 orang dalam satu hari,” ujar Heryan pada Jumat, (03/04/2026).

Heryan juga menjelaskan, lonjakan tersebut sebenarnya sudah diprediksi sejak awal. Menurutnya, hari ketiga libur Lebaran secara historis memang menjadi momen dengan tingkat kunjungan tertinggi.

“Kami sudah mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di hari ketiga libur yang biasanya menjadi puncak,” katanya.

Sementara itu, objek wisata Karangkamulyan di Kecamatan Cijeungjing mencatat total 541 kunjungan wisatawan nusantara dan 2 wisatawan mancanegara. Heryan mengatakan, kunjungan tertinggi di lokasi ini juga terjadi pada 23 Maret dengan jumlah 196 orang.

Heryan menilai, meski tidak setinggi Situ Lengkong, tren kunjungan ke Karangkamulyan tergolong stabil.

“Karangkamulyan masih diminati sebagai wisata edukasi sejarah, terutama oleh keluarga,” ujarnya.

Di sisi lain, kesenjangan jumlah kunjungan terlihat di objek wisata Astana Gede Kawali yang hanya mencatat 196 wisatawan nusantara selama periode tersebut. Seorang pengelola mengungkapkan bahwa rendahnya angka kunjungan diduga akibat keterbatasan akses dan minimnya promosi.

“Kami berharap ada perhatian lebih, khususnya dalam promosi, agar kunjungan bisa meningkat,” ucapnya.

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa destinasi lain. Situ Wangi di Kecamatan Kawali mencatat 243 pengunjung, sedangkan Kolam Renang Tirta Winaya hanya dikunjungi 151 orang. Meski demikian, kedua lokasi ini menunjukkan peningkatan kunjungan menjelang akhir masa libur.

Secara keseluruhan, puncak kunjungan terjadi pada 23 Maret 2026 dengan total 2.628 wisatawan nusantara dan 2 wisatawan mancanegara. Sementara itu, sehari setelahnya, yakni 24 Maret, jumlah kunjungan masih relatif tinggi dengan 2.319 wisatawan nusantara.

Data ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata.

BACA JUGA: Klarifikasi Video Viral RSUD Ciamis, Tegaskan Pelayanan Tetap Prioritas Utama

Pihak dinas menilai potensi wisata di Ciamis cukup besar, tetapi belum didukung secara optimal oleh idepan. Ia mengatakan, kenyamanan dan keamanan pengunjung harus menjadi perhatian serius.

“Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik saat berkunjung ke Ciamis,” ujarnya.

Dengan capaian ini, pemerintah berharap tren kunjungan tidak hanya terjadi saat libur panjang, tetapi juga berlanjut pada hari-hari biasa. Kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan lebih merata di seluruh destinasi. (Dine/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *