April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Tumpukan Bambu Tutup Badan Jalan Rajadesa-Rancah

 

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Rajadesa pada Rabu pagi menyebabkan tumpukan batang bambu tumbang dan menutup akses jalan penghubung Rajadesa-Rancah. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cibulan, Desa Rajadesa, Kecamatan Rajadesa, sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (11/03/2026).

Batang-batang bambu yang roboh dari lereng di sisi jalan menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Akibatnya, arus aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut sempat terhenti.

Jalan Rajadesa-Rancah diketahui merupakan salah satu akses penting yang digunakan warga untuk berbagai aktivitas, seperti bekerja, bersekolah, maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Salah seorang warga setempat, Ijah, mengatakan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui warga saat hendak memulai aktivitas pagi hari.

“Sekitar pukul enam pagi warga melihat jalan sudah tertutup bambu yang tumbang. Kendaraan sama sekali tidak bisa lewat karena bambunya menutup seluruh badan jalan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, bambu yang tumbang berasal dari rumpun bambu yang tumbuh di lereng di pinggir jalan. Kondisi tanah yang basah akibat hujan deras diduga menyebabkan beberapa batang bambu patah dan roboh hingga menimpa badan jalan.

Mengetahui kondisi tersebut, warga sekitar segera berinisiatif melakukan kerja bakti untuk membersihkan jalan. Dengan menggunakan alat sederhana seperti parang, golok, dan gergaji, mereka memotong batang bambu yang menutup akses jalan.

Secara bergotong royong, warga memotong, menarik, dan memindahkan potongan bambu ke tepi jalan agar jalur tersebut dapat kembali dilalui kendaraan. Selain melakukan pembersihan, warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Rajadesa untuk penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA: Relawan SPPG Jati Mekarsari Bagikan 200 Paket Takjil Ditengah Guyuran Hujan 

Pemerintah desa setempat telah menerima laporan tersebut dan diperkirakan akan menurunkan tim guna melakukan penanganan lanjutan, termasuk memeriksa kondisi lereng di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kejadian serupa terjadi kembali di kemudian hari.

Warga berharap proses pembersihan dan penanganan dapat segera diselesaikan melalui kerja sama antara masyarakat dan pemerintah desa, sehingga akses jalan penghubung Rajadesa-Rancah dapat kembali terbuka sepenuhnya, aman dilalui kendaraan, serta aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (Ujang,Ayep/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *