Anggota GSR Pramuka Kwarcab Ciamis Dibekali Teknik Pelaporan 5W+1H
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaporan di lapangan, anggota Galuh Scout Rescue (GSR) Kwarcab Ciamis mengikuti pembekalan teknik pelaporan kejadian dengan metode 5W+1H pada kegiatan konsolidasi di Gedung Pramuka Ciamis, Minggu (8/03/2026).
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas, dan Media Informasi Kwarcab Ciamis, Jujang, menjelaskan bahwa metode 5W+1H menjadi dasar penting dalam penyusunan laporan kejadian di lapangan. Dengan menggunakan metode tersebut, anggota GSR dapat menyampaikan informasi secara jelas, lengkap, dan mudah dipahami.
Jujang menuturkan bahwa metode 5W+1H mencakup enam unsur pertanyaan utama, yaitu What (apa yang terjadi), Who (siapa yang terlibat), Where (di mana kejadian berlangsung), When (kapan peristiwa terjadi), Why (mengapa kejadian tersebut terjadi), dan How (bagaimana peristiwa itu berlangsung).
“Anggota GSR cukup berpedoman pada 5W+1H. Dengan begitu, laporan yang dibuat akan lebih jelas, lengkap, dan akurat,” ujarnya
Selain itu, Jujang juga mendorong anggota GSR untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi kegiatan dan aksi kemanusiaan di wilayah masing-masing. Menurutnya, platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, maupun media sosial lainnya dapat menjadi media efektif untuk membagikan dokumentasi kegiatan.
Jujang menambahkan bahwa setiap unggahan sebaiknya dilengkapi dengan keterangan yang memuat unsur 5W+1H agar informasi yang disampaikan tetap informatif dan mudah dipahami masyarakat.
“Sekarang masyarakat lebih banyak memperoleh informasi dari media sosial. Karena itu, manfaatkan platform tersebut untuk menyampaikan kegiatan Pramuka Ciamis, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kwarcab Ciamis, Yayat Ruhyat yang akrab di sapa Ki Wira menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi ini diikuti sekitar 80 anggota GSR yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Yayat menjelaskan bahwa GSR merupakan tim reaksi cepat yang dibentuk oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis untuk membantu penanggulangan bencana serta menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Konsolidasi ini bertujuan mengoptimalkan peran dan fungsi GSR di lapangan. Ke depan, kami ingin GSR benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan selalu siap saat terjadi bencana,”.ujarnya
BACA JUGA: Kompetisi Soli Vocal Religi Kapolres KR-Fest Nazwa Tampil Memukau
Yayat juga berharap GSR dapat menjadi garda terdepan dalam melakukan assessment awal ketika terjadi bencana, sekaligus menyampaikan laporan kejadian kepada pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“GSR harus cepat tanggap dan mampu menjadi sumber informasi awal bagi BPBD ketika terjadi bencana di lapangan,” pungkasnya. (Fepi Irwan/US)
