April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Dispar Ciamis: Wisata Ramai, Lingkungan Terjaga

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS.  Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis melalui Kepala Bidang Pemasaran, Asep Didi Heriawan, kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pariwisata tidak semata diukur dari lonjakan jumlah kunjungan, tetapi dari seberapa baik lingkungan tetap terawat.

Menurut Asep Didi, pariwisata yang tumbuh tanpa kesadaran menjaga kebersihan hanya akan menjadi prestasi semu. Predikat Ciamis sebagai Kota Kecil Terbersih se-ASEAN bukan sekadar simbol kebanggaan administratif.

Asep Didi mengatakan bahwa predikat itu adalah amanah yang harus dijaga bersama. Ia menilai, penghargaan tersebut akan kehilangan makna jika masyarakat dan wisatawan tidak menunjukkan perilaku disiplin dalam menjaga kebersihan.

“Kami mengajak seluruh wisatawan untuk berkomitmen menjaga kebersihan dan keasrian di setiap destinasi wisata yang dikunjungi,” kata Asep Didi pada Jum’at, (13/02/2026).

Pemerintah daerah, jelasnya, telah menyediakan fasilitas tempat sampah dan rutin melakukan edukasi. Namun ia mengakui bahwa fasilitas dan sosialisasi tidak akan cukup tanpa kesadaran individu.

Dalam pandangannya, tantangan terbesar bukan pada sarana, melainkan pada kebiasaan. “Fasilitas sudah kami siapkan, edukasi terus kami lakukan, tetapi kesadaran pribadi tetap menjadi kunci utama,” tegasnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa persoalan kebersihan bukan semata urusan teknis, melainkan soal karakter. Asep Didi menilai, kebersihan adalah fondasi utama dalam membangun citra pariwisata berkelanjutan.

Asep Didi menjelaskan bahwa destinasi yang bersih menciptakan rasa nyaman dan aman, sementara lingkungan yang kotor akan merusak pengalaman wisata. Jika pengalaman wisatawan tercoreng, lanjutnya, maka kepercayaan publik pun bisa menurun.

“Kebersihan adalah wajah pariwisata kita. Jika wajah itu tercoreng, kepercayaan wisatawan bisa ikut pudar,” ungkap Asep Didi.

Asep Didi juga mengajak wisatawan untuk menjadi bagian dari solusi, bukan menambah persoalan. Secara lugas ia menyebutkan langkah sederhana yang bisa dilakukan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, membawa kembali sampah pribadi, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Menurutnya, tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten justru berdampak besar. “Mari menjadi wisatawan yang bijak dan bertanggung jawab. Jangan tinggalkan jejak sampah di tempat yang kita nikmati keindahannya,” ajaknya.

Lebih jauh, Asep mengingatkan bahwa potensi alam dan budaya Ciamis merupakan aset jangka panjang. Ia berpandangan bahwa kelalaian sesaat bisa berakibat pada kerusakan yang sulit dipulihkan.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Tanpa kerja sama yang kuat, reputasi yang telah diraih bisa terancam.

BACA JUGA: Pengurus Kwarran Sukamantri Resmi Dilantik Siap Perkuat Generasi Muda

Secara kritis namun tetap etis, Asep menyampaikan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya soal mempertahankan penghargaan, melainkan menjaga “rumah bersama”.

Asep Didi menilai bahwa pariwisata yang berkelanjutan lahir dari tanggung jawab kolektif. Dengan kepedulian bersama, katanya, setiap sudut Ciamis dapat tetap lestari dan membanggakan.

“Jika semua pihak mau berperan aktif, maka Ciamis tidak hanya dikenal sebagai daerah yang indah, tetapi juga sebagai contoh bagaimana pariwisata dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan,” pungkasnya. (Dine/US).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *