Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Peresmian Kandang Ayam Petelur Merah Putih, Dorong Ketahanan Pangan

 

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Program Peresmian Kandang Ayam Petelur Merah Putih resmi digelar di Kampus III Yayasan Dar el-Rahman Miftahul Ulum, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Mengusung tema “Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Sinergi Pemberdayaan Lokal”. Sabtu, (24/01/2026).

Program ini merupakan hibah dari Charoen Foundation Indonesia yang diberikan kepada kelompok peternak binaan Yayasan Dar el-Rahman.

Kandang ayam petelur yang baru saja diresmikan memiliki kapasitas 1.000 ekor ayam dan dilengkapi dengan seluruh perangkat pendukung operasional. Ke depan, kandang ini akan dikelola secara profesional oleh Kelompok Tani Kandang Ayam Petelur Merah Putih Dar el-Rahman.

Program ini diharapkan mampu menghasilkan telur secara berkelanjutan, memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi kelompok tani dan lingkungan sekitar.

Peresmian kandang ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan. Program ini juga mendukung ketahanan pangan lokal serta program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam sambutannya Prof. Ali Agus menekankan pentingnya telur sebagai sumber pangan bergizi tinggi yang mengandung protein, energi, vitamin, dan mineral lengkap.

Menurutnya, program ini akan membawa manfaat besar, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Program seperti ini, InsyaAllah, akan membawa keberkahan dan kemanfaatan besar,” ujarnya.

Thomas Effendy, Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia sekaligus pimpinan CPFI, menegaskan bahwa hibah kandang ayam petelur ini bukan sekadar seremonial.

“Kami berharap kandang ayam petelur ini dikelola dengan baik sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima langsung, tetapi juga masyarakat sekitar,” katanya.

Thomas menekankan pentingnya pengelolaan yang serius dan berkelanjutan agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dukungan serupa disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Rina Sa’adah, Lc., M.Si., yang menekankan kolaborasi lintas pihak dalam pembangunan sektor pangan dan peternakan nasional.

“Kerja sama adalah kunci. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan para tokoh harus hadir bersama. Hibah ini diharapkan berkelanjutan, memberikan nilai ekonomi, serta benar-benar menunjang program pangan dan gizi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Dar el-Rahman, KH. Arief Ismail Chowas, S.Ag., menegaskan bahwa program kandang ayam petelur merupakan bagian dari jihad ekonomi untuk memperkuat kemandirian masyarakat.

“Program ini diarahkan agar lingkungan pesantren dan kelompok tani binaan mampu mengelola usaha peternakan secara mandiri, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

BACA JUGA: Launching Gate Parkir, jadi Saksi Pelepasan Tiba-Tiba Touring Jilid V 

KH. Arief Ismail menambahkan bahwa Program Makan Bergizi (MBG), yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi berbasis peternakan, merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan unggul.

Hadirnya Kandang Ayam Petelur Merah Putih di Kabupaten Ciamis diharapkan mendorong terciptanya ekosistem pangan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan kelompok tani lokal, memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, dan mendukung percepatan penurunan stunting dengan menyediakan gizi berbasis protein hewani yang cukup, sehat, dan berkualitas. (Sari/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *