Wujud Kepedulian SPPG Ciamis-Panyingkiran Rutin Salurkan MBG bagi Lansia
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Komitmen kemanusiaan terus ditunjukkan jajaran Satuan Pelayanan Program Gizi SPPG Ciamis-Panyingkiran melalui aksi nyata membantu masyarakat rentan, meningkatkan kesehatan gizi, memperkuat pelayanan publik, serta menumbuhkan kepedulian sosial berkelanjutan di wilayah setempat.
Di luar agenda resmi pemerintah, SPPG Panyingkiran secara mandiri menyalurkan bantuan Makan Bergizi Gratis kepada warga lanjut usia dan jompo di wilayah sekitar sebagai wujud kepedulian sosial.
Owner SPPG Kecamatan Ciamis-Panyingkiran, Robi Tamzil, mengungkapkan bahwa inisiatif penyaluran bantuan pangan, ini berawal dari laporan warga terkait keberadaan lansia yang membutuhkan uluran tangan di sekitar area dapur SPPG.
Oleh sebab itu, pihaknya bersama para mitra tergerak untuk mengambil langkah nyata, dengan memberikan bantuan pangan secara rutin sebagai bentuk kepedulian sosial berkelanjutan.
“Pada awalnya kami mendapat informasi tentang warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Walaupun tidak termasuk program resmi maupun anggaran pemerintah, kami bersama mitra tetap mengambil inisiatif untuk membantu sebagai bentuk kepedulian sosial,” ujar Robi Tamzil.
Robi menegaskan bahwa bantuan tersebut sepenuhnya berasal dari donasi internal SPPG yang di kelolanya bersama para mitra, dengan komitmen menyalurkan makanan bergizi setiap hari tanpa mengenal hari libur demi memastikan para lansia memperoleh asupan makanan yang layak.
“Pemberian dilakukan setiap hari, tidak ada libur. Bagi kami, ini sudah menjadi kewajiban untuk saling tolong-menolong terhadap sesama yang membutuhkan,” tegasnya.
Saat ini, lebih dari 12 warga lanjut usia dan jompo di Desa Panyingkiran secara rutin menerima manfaat bantuan pangan dari SPPG Panyingkiran.
Robi menjelaskan bahwa SPPG Panyingkiran siap menambah jumlah penerima bantuan bila dibutuhkan, dan meski menu mandiri berbeda dari program MBG pemerintah, pihaknya tetap menjaga kualitas serta keamanan pangan sebagai prioritas utama.
“ini merupakan inisiatif mandiri, menunya memang berbeda dengan standar MBG pemerintah. Namun, kami pastikan makanan yang disalurkan tetap layak, aman, dan memenuhi kebutuhan gizi harian mereka,” imbuhnya.
BACA JUGA: Persatean Pesantren Ortodok Ciamis Gelar Peringatan Isra Mi’raj
Melalui aksi nyata ini, Robi berharap langkah SPPG Panyingkiran dapat menginspirasi pihak lain, untuk turut meningkatkan empati dan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.
“Harapannya, siapa pun yang memiliki kemampuan dapat bersama-sama meningkatkan rasa empati. Mari kita saling membantu mereka yang benar-benar membutuhkan bantuan,” pungkasnya. (Fepi Irwan/US)
