Empat Gedung SMPN 1 Banjarsari Dirobohkan
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Empat gedung di SMP Negeri 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terpaksa dirobohkan karena kondisinya dinilai membahayakan keselamatan.
Kepala SMPN 1 Banjarsari, Handoko, mengatakan, Pembongkaran dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama seluruh pihak terkait, termasuk komite sekolah, guna mencegah risiko yang lebih besar terhadap siswa dan tenaga pendidik.
“Ini sudah hasil kesepakatan dan telah dilakukan rapat bersama komite,” ujar Handoko, pada Rabu (07/01/2026).
Menurutnya, pembongkaran dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi bangunan yang sudah tidak layak digunakan. Sebelum pembongkaran dilakukan, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
“Akhirnya, berdasarkan kesepakatan, pembongkaran ini dimasukkan ke dalam agenda penghapusan aset agar proses administrasinya berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Handoko menambahkan, empat bangunan yang dibongkar tersebut terdiri dari tiga ruang kelas dan satu ruang kesenian. Hingga saat ini, proses pembongkaran telah mencapai sekitar 80 persen.
“Sekadar informasi, seluruh material bangunan hasil pembongkaran telah kami laporkan ke dinas terkait,” katanya.
Ke depan, lahan bekas empat bangunan tersebut rencananya akan dibangun gedung serba guna. Pembangunan gedung tersebut akan dibiayai oleh para alumni SMPN 1 Banjarsari.
Namun, pihak sekolah belum dapat memastikan kapan pembangunan akan dimulai.
“Mudah-mudahan bisa secepatnya dan tidak ada kendala apa pun,” terang Handoko.
Sementara itu, Zenal, salah satu anggota Komite SMPN 1 Banjarsari, membenarkan bahwa sebelumnya telah digelar musyawarah untuk membahas rencana pembongkaran empat bangunan tersebut.
Menurut Zenal proses pembongkaran melibatkan warga sekitar, sehingga tidak terjadi kendala sedikitpun.
“Alhamdulilah proses pembongkaran hingga saat ini berjalan lancar,” ungkapnya.
BACA JUGA: IJTI Galuh Raya Perkuat Optimisme Daerah 2026
Zenal berharap proses pembongkaran dapat segera diselesaikan, mengingat adanya rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung serba guna yang diinisiasi oleh para alumni.
“Ini merupakan bentuk kepedulian alumni yang ingin memberikan kontribusi bagi sekolah. Tentu hal ini patut kita apresiasi setinggi-tingginya,” tutupnya. (Uus S/US)
