April 25, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Bupati Herdiat Sikat 24 Miliar dalam Semalam

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Kabupaten Ciamis menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang patut diapresiasi. Di tengah tantangan fiskal dan tuntutan publik terhadap kinerja pemerintah daerah, Ciamis berhasil memboyong total penghargaan bernilai Rp24 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Capaian ini menjadi indikator bahwa kerja-kerja pembangunan tidak berhenti pada seremoni, tetapi mulai menunjukkan hasil konkret.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Drama Musikal Rahvayana bertajuk “Kala Cinta di Jabar”, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi serta Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tahun 2025. Acara digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (30/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, bersama jajaran OPD terkait.

Penghargaan terbesar yang diterima Kabupaten Ciamis adalah Makuta Binokasih 2025 dengan nilai Rp15 miliar. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja terbaik dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai Ciamis konsisten membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan komunitas lokal.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan hasil kerja individu atau kelompok tertentu. “Penghargaan ini adalah buah dari kerja bersama. Pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujar Herdiat.

Herdiat juga menegaskan bahwa dana penghargaan tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab dan berdampak langsung bagi publik.

Capaian Ciamis tidak hanya datang dari sisi kebijakan pemerintah daerah. Tokoh masyarakat dari Kampung Adat Kuta, Kecamatan Tambaksari, Firman Khabibi, berhasil meraih Juara I Karya Dharma Mahawana Awards 2025 kategori Aktivis Komunitas Masyarakat Bidang Penyelamatan Lingkungan. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam menjaga kelestarian alam dan kearifan lokal.

“Penghargaan tersebut merupakan amanah moral. Lingkungan bukan warisan dari leluhur, tetapi titipan untuk generasi mendatang,” kata Firman.

Sementara itu, Kelurahan Sindangrasa mencatat prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama Anugerah Gapura Sri Baduga kategori Kelurahan Terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan nilai penghargaan Rp9 miliar. Prestasi ini mencerminkan tata kelola kelurahan yang inovatif, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan publik dan kebersihan lingkungan.

Sektor pertanian dan pendidikan pun turut menyumbang prestasi. Dari Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Samsul Romli Al Khumaeni atau Ustadz Cucu dianugerahi penghargaan sebagai penggagas pertanian organik berbasis pesantren. Inovasi ini dinilai berhasil mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kemandirian pangan ramah lingkungan.

BACA JUGA: Nuansa Religius Pemkab Ciamis dalam Doa Bersama di Akhir Taun 2025

Sementara itu, di bidang pendidikan, sejumlah sekolah dasar dan menengah di Ciamis meraih Anugerah Gapura Pancawaluya 2025. Pada jenjang SMP, prestasi diraih oleh SMPN 1 Ciamis sebagai Juara 1, SMPN 1 Cisaga Juara 3, SMPN 1 Sindangkasih Juara Harapan 1, serta SMPN 8 Ciamis Juara Harapan 3.

Pada jenjang SD, SDN 1 Cijeungjing meraih Juara 1, disusul SDN 3 Sukahurip sebagai Juara 3, SDN 2 Cidadap Juara Harapan 2, dan SDN 2 Baregbeg Juara Harapan 3. Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan mulai berjalan seiring dengan penguatan karakter dan lingkungan sekolah.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan sekaligus menginspirasi daerah lain dalam mengelola lingkungan, pertanian, dan pendidikan berbasis kearifan lokal. (Sari/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *