DP2KBP3A Perkuat Kapasitas keluarga, Turunkan Stunting
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh kecamatan pada tahun-tahun mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting secara berkelanjutan.
DP2KBP3A Kabupaten Ciamis secara konsisten mengoptimalkan peran TPK, melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang dilaksanakan di seluruh wilayah kecamatan. Program ini merupakan bagian dari layanan kesehatan terpadu yang melibatkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader Keluarga Berencana (KB), serta bidan desa.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendampingan kepada sasaran utama pencegahan stunting, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Pendampingan yang dilakukan secara optimal diharapkan mampu mencegah stunting sejak fase awal kehidupan.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Wati Kuswatini, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas TPK menjadi kunci dalam memastikan pendampingan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
“Pendampingan yang konsisten, tepat waktu, dan sesuai sasaran sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting sejak dini. Melalui penguatan kapasitas TPK, kami ingin memastikan setiap keluarga mendapatkan pendampingan yang optimal,” ujar Wati pada Jum’at (02/12/2025).
Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kabupaten Ciamis menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 25,4 persen pada tahun 2023 menjadi 12,4 persen pada akhir tahun 2024. Capaian ini tidak hanya melampaui target nasional sebesar 18,8 persen pada tahun 2025, tetapi juga menempatkan Kabupaten Ciamis sebagai salah satu daerah dengan penurunan stunting terbaik di Provinsi Jawa Barat.
BACA JUGA: Ngobras Polres Ciamis Perkuat Kesiapan Jelang Nataru 2025
Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai program terintegrasi, di antaranya program “Pawang Hati Bucin” yang berfokus pada pendampingan ibu hamil dan ibu menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Selain itu, intervensi gizi, perbaikan sanitasi, dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan turut menjadi faktor pendukung utama.
Dengan penguatan peran Tim Pendamping Keluarga dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis dapat terus menekan angka stunting hingga mencapai target zero new stunting.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan model nasional dalam penanganan stunting melalui pendekatan terintegrasi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. (Fepi Irwan/US)
