Panik Saat Parkir, Mobil Dosen Unigal Terperosok
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Damkar Ciamis kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menangani keadaan darurat. Pada Kamis pagi, (11/12/2025), satu unit mobil Honda HRV dengan nomor polisi E 1787 PZ terjun ke area bawah halaman Fakultas Ekonomi Universitas Galuh (Unigal) Ciamis.
Kejadian ini bermula ketika pengendara, Asep Nurwanda (44), mengalami kepanikan saat sedang memarkirkan kendaraannya.
Kabid Damkar Ciamis, Budi Rahmat menjelaskan bahwa awal kejadian terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Pengendara bermaksud menghentikan mobil, namun secara tidak sengaja justru menginjak pedal gas.
“Pengendara panik, yang tadinya ingin berhenti malah gas terinjak dan kendaraan langsung melompat ke bawah,” ujarnya pada Jum’at, (12/12/2025).
Menurut keterangan pihak universitas, mereka bergerak cepat setelah insiden terjadi. Salah satu staf langsung menghubungi UPTD Damkar Ciamis dan meminta bantuan evakuasi. Petugas pun merespons tanpa menunda waktu karena mempertimbangkan risiko kerusakan lanjutan dan potensi bahaya bagi mahasiswa maupun pegawai kampus yang mulai berdatangan.
“Segera kami kirimkan tim ke lokasi,” tegasnya.
Tim evakuasi yang bertugas terdiri dari lima personel, yaitu Andi K., Irvan S., Iik A., Yayan M., dan Hendra G. Selain itu, personel siaga di markas seperti Nanang E. dan Bima Bp. juga ikut memantau situasi. Mereka menggunakan satu unit kendaraan pancar dengan nomor polisi Z 8162 T untuk mendukung proses evakuasi.
“Proses evakuasi berjalan selama kurang lebih dua jam. Tepat pada pukul 09.30 WIB, mobil berhasil diangkat dan dievakuasi dengan aman,” pungkasnya.
BACA JUGA: Asep Rahmat Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan
Kekuatan tim ini menandakan bahwa Damkar tidak hanya bergerak pada kasus kebakaran, tetapi juga siap menghadapi situasi teknis lain yang membutuhkan keterampilan khusus.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Damkar mencatat bahwa bagian korban dalam laporan tetap kosong karena pengendara dan lingkungan sekitar dalam kondisi aman.
Meski demikian, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa area parkir di lingkungan perguruan tinggi harus dikelola dengan lebih hati-hati. Pengamanan fisik berupa pembatas atau pagar semestinya menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang. (Dine/US)
