Desa Jalatrang Dorong Program Sejahtera AHM
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa tersebut kembali melangkah maju menuju pencapaian status “Desa Sejahtera Astra Honda” melalui kegiatan penyerahan tanaman buah naga kepada warga setempat.
Program ini merupakan bagian dari kemitraan antara Astra Honda Motor (AHM) dan pemerintah desa, yang berfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, (10/12/2025), di Dusun Babakan, RT 07 RW 15. Suasana sederhana namun penuh harapan tampak ketika perwakilan AHM dan pemerintah desa melakukan penyerahan bibit secara simbolis.
Tanaman tersebut diberikan oleh Ketua Yayasan AHM sekaligus General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, bersama Kepala Desa Jalatrang, Asep Dadi Haryadi. Bibit kemudian diterima oleh Kepala Dusun Babakan, Dadan Abdul Koharudin, yang mewakili seluruh warga penerima manfaat.
“Program ini bukan hanya memberikan bibit secara simbolis, tapi juga disertai pendampingan teknis tentang cara menanam dan merawat buah naga agar menghasilkan panen yang baik,” ujar Dadan.
Menurut Dadan, buah naga dipilih bukan tanpa pertimbangan. Permintaan pasar yang tinggi serta kesesuaian dengan kondisi tanah dan iklim Desa Jalatrang menjadi alasan kuat.
Ahmad Muhibbuddin menambahkan, bahwa arah dan tujuan program besar yang diusung AHM. Desa Sejahtera Astra Honda merupakan program jangka panjang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.
“Kami berharap penyerahan bibit ini dapat menjadi tonggak awal bagi warga untuk memiliki sumber pendapatan tambahan yang berkelanjutan dan membawa manfaat bagi seluruh desa,” ujarnya.
Antusiasme juga terlihat dari pihak penerima manfaat. Dadan Abdul Koharudin, mewakili warga Dusun Babakan, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada AHM serta pemerintah desa atas kesempatan ini. Penyerahan secara simbolis ini akan menjadi langkah penting untuk mengembangkan usahatani di dusun kita dan meningkatkan kesejahteraan keluarga warga.”
Setelah prosesi penyerahan, tim teknis langsung bergerak ke lokasi tanam milik warga. Mereka melakukan pengecekan dan memberikan pendampingan lapangan untuk memastikan tanaman dapat tumbuh dengan optimal.
BACA JUGA: Andang Irpan Sahara Serap Aspirasi Terkait Infrastuktur Jalan
Kunjungan tersebut dilakukan di RT 07 RW 15 dan area sekitarnya, sebagai bagian dari komitmen pendampingan berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan harapan, tetapi juga mendorong perubahan nyata di tingkat desa.
Pendampingan intensif dan pemilihan komoditas yang tepat menjadi kunci agar upaya ini tidak berhenti pada tataran simbolis. Dengan perawatan yang baik, panen pertama buah naga diperkirakan dapat diperoleh dalam 6 hingga 8 bulan ke depan. (Ujang Aep/US)
