Juni 12, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Desa Bangunharja Genjot Program Inti Demi Wisata Maju

ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS.  Pemerintah Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis. Kolaborasi yang sudah berjalan sejak 2022 tersebut dianggap masih sangat relevan.

Terlebih setelah Bangunharja menyandang status sebagai desa wisata. Pihak desa menilai kebutuhan penguatan kapasitas sumber daya manusia saat ini semakin kompleks dan tidak bisa lagi ditangani sendiri.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pengelolaan desa menjadi prioritas utama. Ia menuturkan bahwa desa wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam yang melimpah.

“Kami membutuhkan dukungan nyata dalam meningkatkan kemampuan para pengelola desa,” ujarnya, pada Kamis, (04/12/2025).

Menurutnya, tanpa penguasaan teknologi informasi dan kemampuan komunikasi publik yang memadai, potensi wisata tidak akan berkembang optimal. Salah satu kebutuhan mendesak adalah penguatan keterampilan dalam mengelola Sistem Informasi Desa.

“Yang pertama, kami sangat membutuhkan pelatihan ide-ide Sistem Informasi Desa (SID),” katanya.

Carikin menegaskan bahwa perangkat desa masih menghadapi kendala dalam mengoperasikan website desa, baik untuk kepentingan administrasi maupun promosi. Ia bahkan mempertanyakan sejauh mana desa bisa memaksimalkan website sebagai media informasi dan promosi.

“Bagaimana sih cara mengisi website desa selain administrasi? Termasuk bagaimana mempromosikan desa wisata lewat tulisan atau video,” tambahnya.

Kedua, pelatihan tour guide juga menjadi kebutuhan yang belum pernah terpenuhi. Bangunharja sebagai desa wisata membutuhkan pemandu lokal yang mampu memberikan pengalaman terbaik kepada pengunjung.

Namun sampai sekarang, belum ada pelatihan khusus bagi pengelola Desa Wisata Bangunharja. Kondisi ini dinilai menghambat profesionalitas layanan wisata yang seharusnya mulai ditata sejak dini.

Carikin juga menekankan bahwa keberhasilan desa wisata tidak bisa dilepaskan dari kelestarian lingkungannya. Ia menyebut bahwa desa membutuhkan program penyuluhan dan edukasi yang lebih sistematis terkait pelestarian alam.

“Ketiga, kami juga perlu bantuannya untuk sosialisasi dan penyuluhan tentang pelestarian alam,” ucapnya.

Program tersebut, lanjutnya, mencakup edukasi pengolahan sampah, pengurangan risiko pencemaran, hingga pemeliharaan situs-situs cagar budaya yang menjadi bagian dari identitas desa. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi akan membantu masyarakat menerima pengetahuan secara lebih terarah dan komprehensif.

Carikin merangkum tiga kebutuhan utama desa saat ini pelatihan SID, pelatihan tour guide, serta penyuluhan pelestarian lingkungan. Ketiganya dianggap sebagai fondasi pembangunan Bangunharja menuju desa wisata yang profesional dan berkelanjutan.

“Itulah tiga kebutuhan mendesak kami. Kami berharap ini menjadi bagian dari kolaborasi yang berkelanjutan,” tegasnya.

BACA JUGA: Administrasi PGRI Lakbok Dinilai Kacau dan Lamban

Melalui penguatan kapasitas SDM dan peningkatan kesadaran lingkungan, Pemerintah Desa Bangunharja optimistis mampu mempercepat kemajuan sektor wisata sekaligus menjaga keseimbangan alam. Mereka menilai bahwa dukungan akademisi akan membuka ruang inovasi, memunculkan praktik pengelolaan desa yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Kolaborasi antara Desa Bangunharja dan FISIP Unigal diharapkan tidak berhenti sebagai kerja sama formal semata, tetapi benar-benar menjadi medium berbagi ilmu, membangun kapasitas, dan mempercepat transformasi desa. Pemerintah desa menegaskan bahwa komitmen ini akan terus dijaga demi mewujudkan Bangunharja yang lebih modern, profesional, dan berkelanjutan. (Dine/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *