Kejari Ciamis Monitoring Proyek Strategis di Dinas Pendidikan
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis melakukan monitoring dan pendampingan terhadap sejumlah proyek strategis di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Langkah ini merupakan bagian dari Program Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) yang bertujuan memastikan transparansi serta mencegah potensi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Ciamis, Arief Gunadi, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan secara nasional sebagai bentuk pengawasan terhadap proyek strategis yang sedang berjalan.
“Ini merupakan pelaksanaan proyek strategis nasional. Khusus di Dinas Pendidikan Ciamis terdapat beberapa item pekerjaan, di antaranya pada jenjang PAUD sebanyak 14 sekolah, SD 21 sekolah, dan SMP 26 sekolah, dengan total nilai proyek hampir Rp49 miliar,” ujar Arief seusai monitoring. Pada, Rabu (03/12/2025)
Arief menegaskan bahwa pengawalan ini merupakan wujud komitmen tim intelijen Kejari Ciamis dalam melaksanakan perintah Kejaksaan Agung. Ia juga menyebut bahwa Kementerian PUPR turut terlibat dalam pelaksanaan proyek strategis tersebut.
“Pelaksanaan proyek dimulai sejak bulan September. Pada bulan itu, progres beberapa pekerjaan sudah mencapai 70 persen. Dan alhamdulillah, dari hasil peninjauan hari ini, sudah ada yang mencapai 100 persen, baik di tingkat SD maupun SMP,” jelasnya.
Lebih lanjut, Arief berharap pelaksanaan proyek strategis yang sebagian besar dikerjakan melalui skema swakelola dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi sekolah penerima.
BACA JUGA: Tiga Siswa SDN 3 Kertasari Borong Juara
“Adapun kendala yang ditemukan di lapangan sebagian terkait dengan pendanaan. Namun program ini akan terus berlanjut di tahun depan, dan mudah-mudahan pelaksanaannya semakin baik sehingga memberikan hasil maksimal untuk pihak sekolah,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, Kejari Ciamis menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan proyek pembangunan dan memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan. (Fepi Irwan/US)
