April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Ciamis Ngebut Realisasi Program Koperasi Desa

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis terus mengebut program pembangunan ekonomi kerakyatan melalui sektor koperasi. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP), Pemkab Ciamis kini fokus mempercepat pembangunan gerai dan fasilitas pergudangan bagi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Program ini bukan sekadar proyek infrastruktur ekonomi, tetapi bagian dari upaya sistematis meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mengendalikan inflasi. Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Ciamis, H. Dadan Wiadi, S.T., M.T., M.M.G., menegaskan bahwa saat ini seluruh 265 koperasi desa/kelurahan di Ciamis best replica watches telah resmi terbentuk dan berbadan hukum.

“Tahap pertama, yaitu percepatan pembentukan koperasi, sudah selesai. Tahap berikutnya kami fokus pada pembangunan gerai, pergudangan, dan sarana pendukung lainnya untuk KDKMP,” ujar Dadan dengan optimistis.

Untuk tahap awal, Pemkab Ciamis menargetkan pembangunan 30 gerai koperasi. Dari jumlah tersebut, 25 gerai dan gudang sudah mulai dibangun dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Pemerintah pusat melalui PT Agrinas Nusantara sebagai mitra Kementerian Koperasi menjadi pihak yang menyalurkan dan mengelola pendanaan program tersebut.

“Pembangunan ini langsung ditangani oleh replica rolex watches pemerintah pusat melalui dana yang disalurkan ke PT Agrinas Nusantara,” jelas Dadan.

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Astacita Kabupaten Ciamis, tepatnya cita-cita nomor 6, yaitu “dibangun dari bawah, dari desa untuk kesejahteraan masyarakat.” Program koperasi desa dianggap sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang memberi ruang bagi masyarakat desa berpartisipasi langsung dalam kegiatan ekonomi produktif.

“Koperasi desa dan kelurahan ini adalah implementasi nyata dari Astacita. Tujuannya agar masyarakat desa sejahtera, ekonomi lokal tumbuh, dan inflasi bisa dikendalikan,” terang Dadan.

Ia menambahkan, KDKMP ke depan akan didorong untuk bermitra dengan berbagai pihak strategis seperti SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) maupun MBG (Makanan Bergizi Gratis). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem penampungan dan pemasaran hasil komoditas pertanian dari desa.

Menurut Dadan, 30 gerai KDKMP tersebut tersebar cheap replica watches hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis, dengan konsentrasi terbesar sementara ini berada di Kecamatan Cihaurbeuti. Sebaran itu dipertimbangkan berdasarkan potensi ekonomi lokal serta kesiapan lahan dan koperasi masing-masing wilayah.

Menanggapi wacana pemanfaatan dana desa atau keuntungan koperasi untuk mendukung pembangunan lanjutan, Dadan menyebutkan bahwa hal tersebut masih menunggu kebijakan dan regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

BACA JUGA : Pemkab Ciamis jadi Rujukan Nasional Pengelolaan Sampah

“Kita tunggu arahan pusat dulu. Prinsipnya, pemerintah daerah siap mendorong koperasi menjadi lebih mandiri dan produktif,” katanya.

Langkah Pemkab Ciamis memperkuat koperasi desa dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun ekonomi berbasis kemandirian masyarakat. Dengan pembangunan gerai dan fasilitas pendukung, koperasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi, pemasaran, dan penopang stabilitas ekonomi desa.

Jika konsisten dijalankan, program ini bisa menjadi model nasional bagaimana desa menjadi basis penguatan ekonomi rakyat sejalan dengan semangat “membangun dari bawah” yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Ciamis. (Pepi Irwan/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *