April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Diduga Keracunan MBG, 42 Siswa SMPN 4 Pamarican

 

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 42 siswa SMP Negeri 4 Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi (MBG) dari program pemerintah pusat pada Senin pagi (29/09/2025). Para siswa yang terdampak merupakan pelajar kelas VII dan VIII.

Gejala keracunan mulai dirasakan beberapa jam setelah konsumsi, seperti mual, muntah, dan pusing. Hingga Senin sore, para korban masih menjalani perawatan medis di beberapa fasilitas kesehatan. Dari jumlah tersebut, 10 siswa dilarikan ke RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara 2 lainnya dirujuk ke RSUD Banjar. Sisanya ditangani di Puskesmas terdekat oleh tim medis yang diterjunkan ke lokasi.

Menanggapi kejadian ini, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan keprihatinannya. Usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Ciamis, Bupati langsung meninjau lokasi didampingi anggota DPRD dan sejumlah pejabat terkait.

“Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Bila ditemukan adanya unsur kelalaian, tentu akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Herdiat.

Sebagai langkah evaluasi, Pemerintah Kabupaten Ciamis akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap seluruh proses distribusi dan penyajian makanan bergizi di sekolah. Dinas Kesehatan bersama Kepala Puskesmas, Direktur RSUD, dan dinas terkait telah diminta aktif menangani serta mencegah kasus serupa.

Bupati Herdiat juga memastikan bahwa seluruh siswa yang terdampak mendapatkan layanan kesehatan secara maksimal.

“Kami telah mengerahkan beberapa ambulans serta menyalurkan obat-obatan yang dibutuhkan. Keselamatan siswa adalah prioritas utama kami,” ungkapnya.

Sementara itu, sampel makanan telah dikirim ke laboratorium untuk diuji guna mengetahui kandungan dan penyebab pasti keracunan. Pemerintah mengimbau masyarakat, terutama orang tua siswa, untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

BACA JUGA: Warga Cibitung Girang Geger Temuan Mayat di Kontrakan 

Satuan Tugas (Satgas) dari berbagai SKPD sebenarnya telah dibentuk sebelumnya untuk mengawasi keamanan dan kelayakan makanan program MBG. Namun, peristiwa ini mendorong Pemkab untuk memperketat pengawasan serta meningkatkan standar operasional dalam pelaksanaannya.

Herdiat berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting ke depan. Kami akan bekerja cepat dan menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang lagi, pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *