Bupati Hadiri Kegiatan Penguatan Literasi Bersama Perpusnas
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri kegiatan penguatan pemberdayaan perpustakaan sekolah, madrasah, perguruan tinggi, serta perpustakaan desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang digelar di Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis, Jumat (12/09/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Daerah Ciamis dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dalam rangka membangun budaya literasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Prof. Aminudin Aziz selaku perwakilan dari Perpusnas, yang telah memberikan perhatian besar terhadap upaya peningkatan literasi di Kabupaten Ciamis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prof. Amin dan jajaran. Kehadiran Perpusnas menjadi dorongan luar biasa bagi kami untuk terus mengembangkan budaya baca di masyarakat,” ujar Bupati Herdiat.
Beliau menegaskan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, melainkan harus menjadi pusat aktivitas membaca dan belajar masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjebak dalam kebiasaan konsumsi digital yang pasif seperti menonton video atau media sosial tanpa diimbangi dengan membaca.
“Jangan sampai perpustakaan hanya jadi gudang buku. Perpustakaan harus dimanfaatkan, terutama oleh masyarakat. Membaca adalah kunci meningkatkan pengetahuan dan wawasan,” tambahnya.
Menurut data yang disampaikan Bupati, baru sekitar 30 persen masyarakat Ciamis yang menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Maka dari itu, dorongan untuk meningkatkan minat baca menjadi sangat penting.
Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Literasi Perpusnas, Prof. Aminudin Aziz, menjelaskan bahwa program Relawan Literasi Masyarakat (Relima) merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangkitkan semangat membaca dan literasi di tengah masyarakat.
“Literasi bukan pekerjaan satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Tanpa kerja sama, mustahil program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.
Prof. Amin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar literasi tidak menjadi sekadar program simbolis. Ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat saling mendukung dan tidak saling klaim keberhasilan secara sepihak.
BACA JUGA: Ciamis Lepas 215 Kontingen POPDA XlV dan Peparpeda IV 2025
“Seperti disampaikan Pak Bupati tadi, ini adalah pekerjaan bersama. Tanpa dukungan dari masyarakat daerah, kami dari pusat tidak bisa berbuat banyak. Kunci keberhasilan literasi adalah kebersamaan,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Ciamis serta mendorong masyarakat untuk lebih giat membaca demi peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. (Sari, ungkapsebab.com)
