April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Ajang Gali Bakat FTBI se-Kecamatan Rancah Diikuti 47 Sekolah

 

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Rancah sukses digelar di Korwil Pendidikan Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (19/08/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa-siswi dari 47 sekolah se-Kecamatan Rancah yang turut serta menunjukkan bakat terbaiknya dalam bidang seni dan sastra Sunda.

Ketua K3S Kecamatan Rancah, Warman, S.Pd. menyampaikan Pada tahun ini, kami melaksanakan FTBI dengan sistem gebyar se-Kecamatan Rancah, berbeda dari sebelumnya yang dilaksanakan seleksi per wilayah.

“Sistem ini masih dalam tahap percobaan dan akan kami evaluasi ke depannya apakah lebih efektif atau tidak,” jelasnya.

Kegiatan ini mempertandingkan tujuh mata lomba, yaitu: Mendongeng, Pidato, Membaca Sajak, Membaca dan Menulis Aksara Sunda, Menulis Cerita Pendek, Menembang Pupuh, dan Komedi Tunggal. Masing-masing lomba diikuti oleh perwakilan siswa dari sekolah dasar se-Kecamatan Rancah.

Festival Tunas Bahasa Ibu FTBI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi para siswa untuk melatih kepercayaan diri, keberanian tampil di depan umum, serta menggali potensi dalam bidang bahasa dan budaya Sunda.

Warman S.Pd. menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi wadah pembentukan karakter serta pencarian bakat unggulan untuk mewakili Kecamatan Rancah di tingkat Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: PDAM Tirta Galuh Ciamis Tanam 2.025 Pohon di Leuwikeris 

“Semoga dengan adanya FTBI ini, siswa-siswi bisa menumbuhkan keberanian, mental yang kuat, dan mengembangkan bakat terpendam mereka. Kami berharap dari ajang ini lahir perwakilan terbaik yang bisa mengharumkan nama Kecamatan Rancah di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Selanjutnya, para pemenang dari masing-masing lomba akan mewakili Kecamatan Rancah pada ajang FTBI tingkat Kabupaten Ciamis yang akan dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 mendatang.

Kegiatan FTBI ini menjadi bukti komitmen dunia pendidikan dalam melestarikan bahasa ibu, khususnya bahasa Sunda, serta memperkuat identitas budaya lokal di kalangan generasi muda. (Aji, Ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *