April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

DPRKPLH Ciamis Sosialisasikan Pengelolaan Limbah

 

 

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan limbah padat organik dan limbah cair kepada Satuan Pengamanan Pengawasan Gizi (SPPG) Dapur Umum Masyarakat Berpenghasilan Garis Kemiskinan (MBG), Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini digelar di Aula Gedung Dinas PUPR Kabupaten Ciamis.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pengelola dapur umum dalam mengelola limbah rumah tangga, baik yang bersifat organik maupun cair. Hal ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas dapur umum MBG yang menghasilkan limbah cukup signifikan setiap harinya.

Kabid Perencanaan dan Kerusakan Lingkungan DPRKPLH, Rini Valianti, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam penyampaiannya, Rini menegaskan pentingnya pengelolaan limbah yang baik demi menjaga lingkungan serta mendukung keberlanjutan program MBG.

“Pengelolaan limbah bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal kesehatan dan kelestarian lingkungan. Jika tidak ditangani dengan benar, limbah dari dapur umum bisa mencemari air, tanah, bahkan udara,” ujarnya.

Rini juga menjelaskan, dari 31 SPPG yang hadir, 23 di antaranya sudah mulai beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan. Para peserta terdiri dari kepala dapur, kepala SPPG, serta mitra pengelola dapur umum di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Rini juga menyampaikan bahwa saat ini Ciamis termasuk daerah yang cukup maju dalam sistem pengelolaan sampah. Pemilahan sampah mulai diterapkan di beberapa titik, termasuk kerja sama dengan pembudidaya maggot untuk mengelola limbah organik, khususnya sisa makanan dari dapur umum.

“Limbah makanan bisa dimanfaatkan sebagai pakan maggot. Ini sangat membantu mengurangi volume sampah organik, dan juga memberikan nilai tambah ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, limbah padat anorganik seperti plastik dan kardus juga bisa dikerjasamakan dengan bank sampah atau pengelola sampah lokal.

Untuk limbah cair, Rini menyebutkan bahwa setiap dapur umum MBG diwajibkan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), baik yang bersifat konvensional maupun pabrikan. IPAL ini harus diuji melalui metode semping untuk memastikan limbah cair yang dibuang sudah memenuhi baku mutu lingkungan.

“Saat ini sudah ada 10 IPAL yang dibangun. SPPG lainnya sedang dalam proses pembangunan. Kami dorong semua dapur umum untuk segera memenuhi standar ini,” katanya.

BACA JUGA: Desa Gegempalan Gelar Donor Darah Rutin Dukung Stok Darah PMI 

Menurutnya, jika seluruh SPPG mengelola limbah dengan baik, maka jumlah sampah yang dihasilkan secara kolektif dapat ditekan hingga lebih dari satu ton per hari.

DPRKPLH Ciamis pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendorong pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

“Dengan kesadaran bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman untuk masyarakat,” tutup Rini. (Sari, ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *