April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Kantor PT PMB Pangandaran Diduga Dirusak OTK

 

Ungkasebab.com, BERITA PANGANDARAN. Kantor milik PT. Pancajaya Makmur Bersama (PMB) yang terletak di kawasan Grand Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, diduga menjadi sasaran aksi pengrusakan oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, 14 Juni 2025, sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat memicu kepanikan di kalangan warga sekitar.

Insiden tersebut dengan cepat menyebar di media sosial setelah video amatir berdurasi pendek yang merekam kejadian tersebut beredar luas. Dalam video tersebut terdengar suara pecahan kaca disusul letupan keras yang terjadi beberapa kali. Teriakan warga yang terdengar panik serta suasana kacau menambah dramatisasi peristiwa yang terjadi hanya dalam hitungan menit.

Beberapa orang terlihat berlari menjauh dari area kantor yang menjadi sasaran. Ada pula yang mencoba mendekat untuk melihat situasi lebih jelas, namun segera mundur setelah terdengar bunyi keras dari dalam bangunan. Hingga kini, video tersebut telah dibagikan di berbagai grup WhatsApp dan platform digital lainnya, memicu beragam spekulasi dari publik mengenai penyebab dan pelaku kejadian.

Pihak kepolisian langsung merespons kejadian tersebut. Plt. Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, dalam keterangannya pada Minggu, 15 Juni 2025, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengrusakan yang dilayangkan oleh pihak perusahaan.

“Ya betul, Polres Pangandaran telah menerima pengaduan tentang dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan,” ujar Yusdiana kepada media.

Menurut Yusdiana, penyelidikan awal sudah dilakukan sejak laporan diterima. Tim dari kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk potongan kaca pecah dan sisa-sisa benda yang diduga digunakan dalam aksi pengrusakan tersebut.

“Untuk terduga pelaku sedang kami dalami. Identitasnya belum bisa kami sampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan. Kami pastikan bahwa proses penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai hukum,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan pada Minggu pagi, kondisi kantor PT. PMB tampak mengalami kerusakan cukup serius. Kaca bagian depan bangunan pecah dan serpihannya berserakan di halaman. Garis polisi sudah terpasang mengelilingi area yang terkena dampak, dan petugas terlihat masih berjaga di sekitar lokasi.

Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sempat mendengar suara gaduh dari arah kantor tersebut.

“Saya sedang duduk di warung depan ketika tiba-tiba terdengar suara keras, seperti kaca pecah dan ada bunyi ledakan kecil beberapa kali. Kami semua langsung berdiri, bingung dan takut,” ujarnya.

Pihak perusahaan, hingga berita ini diturunkan, belum memberikan keterangan resmi kepada publik. Belum diketahui juga jumlah kerugian yang dialami maupun apakah ada indikasi motif tertentu di balik aksi perusakan ini, seperti konflik bisnis, persoalan internal, atau alasan lainnya.

BACA JUGA: Pemilihan Putra putri Batik Ciamis 2025 Kembali Digelar Meriah

Menyikapi peristiwa ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Kepolisian juga meminta warga untuk menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat dan tidak menyebarluaskan spekulasi yang bisa memperkeruh suasana.

“Kami minta masyarakat tenang. Jika ada yang mengetahui atau memiliki informasi tambahan, silakan datang langsung ke Polres Pangandaran untuk memberikan keterangan,” ujar Aiptu Yusdiana menutup pernyataannya.

Kejadian ini menjadi sorotan di Pangandaran karena selama ini kawasan Grand Pangandaran dikenal sebagai salah satu wilayah pengembangan properti yang cukup pesat dan jarang terjadi konflik terbuka. Kasus ini pun menambah daftar panjang tantangan keamanan yang harus dihadapi di tengah pertumbuhan investasi di daerah pesisir selatan Jawa Barat ini. (KIM, ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *