April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Polsek Banjarsari Latih Pramuka Saka Bhayangkara

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Pembinaan generasi muda terus menjadi fokus Polsek Banjarsari, Polres Ciamis, dalam mendukung ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas). Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan intensif yang diberikan kepada anggota Pramuka Saka Bhayangkara.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua jam, dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, pada Sabtu, (14/06/2025), di halaman Mapolsek Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Dipimpin langsung oleh Panit Binmas dan Pamong Bhayangkara, Aiptu Arman Bukhori bersama Bripda Bayu serta sejumlah instruktur lainnya.

Pelatihan Lapangan, Bukan Sekadar Seremonial

“Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali dengan materi penting yang langsung menyentuh kebutuhan nyata di lapangan. Materi yang diajarkan meliputi krida Ketertiban Masyarakat, Lalu Lintas, Pencegahan dan Penanggulangan Bencana, serta Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP),” ujar Aiptu Arman.

Aiptu Arman menyatakan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pembentukan karakter dan kapasitas anggota muda.

“Kami tidak ingin kegiatan ini hanya jadi formalitas belaka. Ini adalah proses nyata pembentukan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap mendukung tugas Kepolisian di lapangan,” tegasnya kepada peserta.

Ia juga menyampaikan bahwa pemuda saat ini harus dilibatkan secara aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, bukan hanya sebagai penonton.

Membangun Kesadaran Kritis dan Tanggung Jawab Sosial

“Sebanyak 29 anggota aktif Saka Bhayangkara, 6 orang dari Dewan Saka, dan 2 Pamong Saka terlibat langsung dalam kegiatan ini. Mereka tampak antusias dan sigap mengikuti setiap sesi yang disampaikan instruktur,” jelas Aiptu Arman.

Menurut Aiptu Arman, pembinaan ini juga bertujuan untuk membentuk kesadaran kritis bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga warga, terutama generasi muda.

“Kalau bukan generasi muda yang peduli dan terlibat sejak dini, lalu siapa lagi? Mereka harus punya rasa memiliki terhadap lingkungannya,” kata Aiptu Arman.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bahwa keamanan bukan hanya urusan polisi, tapi tanggung jawab kolektif.

Menghindari Generasi Gagap Sosial

Di tengah maraknya fenomena kenakalan remaja dan penyalahgunaan media sosial, pelatihan seperti ini menjadi langkah konkret yang patut diapresiasi. Kegiatan ini mencegah para pemuda tenggelam dalam dunia digital tanpa arah, dan sebaliknya, membimbing mereka agar berkontribusi nyata di masyarakat.

“Saya jadi tahu bagaimana cara membantu polisi saat ada kejadian di lingkungan. Kami dilatih dengan praktik, bukan hanya teori,” ungkapn salah satu peserta, Andi (17).

BACA JUGA: Warga Padati Sukanagara Meriahkan Hari Jadi ke-43 

Tantangan ke Depan: Konsistensi dan Dukungan Nyata

Meski kegiatan ini patut diapresiasi, tantangan sebenarnya terletak pada keberlanjutan dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak. Tanpa dukungan dari masyarakat, sekolah, dan pemerintah daerah, pelatihan semacam ini bisa kehilangan dampaknya.

Polsek Banjarsari telah memulai langkah baik. Kini saatnya semua pihak bergerak bersama agar generasi muda tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga matang secara mental, dan peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya. (Kaswanto/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *