April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Disparbud Pangandaran Hadirkan Seni Tradisional

 

Ungkapsebab.com,BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus berupaya memperkaya pengalaman wisata di daerahnya. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah menghadirkan pertunjukan seni tradisional di berbagai destinasi wisata unggulan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Disparbud dan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kabupaten Pangandaran. Kepala Disparbud, Nana Sukarna, mengatakan bahwa pertunjukan ini bertujuan bukan hanya untuk hiburan semata, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya lokal.



“Kami ingin wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tapi juga merasakan atmosfer budaya yang hidup dan otentik,” ujar Nana saat ditemui. Jumat (12/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah kesenian khas daerah seperti ronggeng gunung, lebon, dan badud akan ditampilkan secara rutin. Adapun lokasi pertunjukan meliputi destinasi utama seperti Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak, Batu Hiu, Green Canyon, Batu Karas, hingga Pantai Madasari.

Menurut Nana, pemerintah telah menyusun jadwal tetap agar pertunjukan bisa dinikmati secara terencana oleh para wisatawan. Dengan begitu, kunjungan wisata tidak hanya mengandalkan alam, tetapi juga berorientasi pada nilai-nilai budaya yang melekat di masyarakat.

“Pertunjukan ini bukan kegiatan temporer. Kami ingin program ini berjalan konsisten dan profesional sehingga menjadi daya tarik baru yang memperkuat identitas Pangandaran,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pariwisata berkelanjutan yang menggabungkan alam, budaya, dan masyarakat lokal sebagai satu kesatuan ekosistem wisata.

Dari sisi kebudayaan, pengurus Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Pangandaran, Wawang Dermawan, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa seni tradisional harus lebih banyak hadir di ruang publik agar bisa dinikmati khalayak luas.

BACA JUGA: Ciamis Rayakan Hari Jadi ke 383 dengan Meriah

“Seni tradisional tidak boleh hanya hidup di atas panggung seremoni, tapi juga di tengah masyarakat dan wisatawan,” kata Wawang.

Pemerintah daerah berharap inisiatif ini dapat memperkuat jati diri budaya sekaligus menciptakan ruang bagi regenerasi seniman lokal. Selain itu, program ini juga diyakini mampu meningkatkan kualitas pariwisata Pangandaran sebagai destinasi yang tak hanya mempesona secara visual, tetapi juga kaya secara kultural. (KMP, ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *