Kondisi Jembatan Katapang Menjadi Sorotan
ungkapsebab.com, BERITA BANJAR. Kondisi Jembatan Katapang di Jalan Brigjen M. Isa, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, kini menjadi sorotan. Kerusakan parah terjadi tepat di bagian sambungan jembatan, di mana lapisan aspal mengelupas dan membentuk lubang yang dalam. Situasi ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Lubang Menganga di Tengah Jalan
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi di satu titik. Setidaknya ada dua lubang besar yang berada di sambungan jembatan. Di sisi timur, lubang sepanjang sekitar 1,5 meter dan sedalam 10 sentimeter terlihat menganga. Sedangkan di sisi barat, lubang lebih panjang, mencapai sekitar 3 meter dengan kedalaman serupa. Kedua lubang berada di tengah jalur, sehingga sulit dihindari, terutama saat lalu lintas padat.
Beberapa pengendara yang melintas tampak harus memperlambat laju kendaraan dan berbelok secara tiba-tiba untuk menghindari lubang, yang justru meningkatkan risiko kecelakaan.
Kekhawatiran dan Keluhan Warga
Sejumlah warga yang setiap hari melintasi jembatan itu mengaku khawatir. Warga Siluman Baru, Bayu (38), mengatakan bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung cukup lama namun belum juga diperbaiki oleh pihak terkait.
“Saya sering lewat sini, hampir setiap hari. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan apa pun. Malah lubangnya tambah besar dan dalam,” keluhnya kepada awak media pada Senin, (26/05/2025).
Keluhan serupa juga disampaikan seorang pengendara motor, Dede Haris. Ia mengungkapkan bahwa lubang sangat sulit terlihat saat malam hari, sehingga sangat berbahaya bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan.
“Kalau siang masih bisa terlihat dan dihindari, tapi malam hari sangat berisiko. Apalagi bagi pengendara luar kota yang tidak tahu jalan ini,” ujar Dede.
Minim Tanda Peringatan, Pemerintah Dinilai Lamban
Ironisnya, tidak terlihat adanya rambu atau tanda peringatan di sekitar lokasi untuk menginformasikan adanya lubang berbahaya tersebut. Hal ini semakin memperparah situasi karena pengendara baru cenderung terkejut dan kehilangan kendali.
Warga menilai pemerintah daerah dan dinas terkait terlalu lamban merespons kondisi yang bisa menimbulkan korban jiwa. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi kecelakaan yang fatal.
“Sebelum ada korban, lebih baik cepat diperbaiki. Ini jalan vital, penghubung antarprovinsi, bukan jalan kecil,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
BACA JUGA: Seleksi Ketat, 364 ASN Dilantik Bupati Herdiat
Jalur Vital, Tapi Diabaikan
Jembatan Katapang merupakan bagian dari jalur nasional yang menghubungkan berbagai wilayah strategis. Kerusakan di jalur ini bukan hanya mengancam keselamatan pengendara, tetapi juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun dinas terkait. Namun desakan dari masyarakat terus menguat agar perbaikan dilakukan secepat mungkin.
Jalan rusak tidak hanya soal kenyamanan, tapi juga soal nyawa. Ketika pemerintah terlambat bertindak, risiko yang harus ditanggung warga bisa sangat mahal. (Johan/ungkapsebab.com)
