Persib Juara, Bobotoh Ledakkan Euforia
ungkapsebab.com, BERITA BANJAR. Hasil imbang antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 memastikan Persib Bandung mengunci gelar juara musim ini. Gelar ini menjadi yang keempat bagi Maung Bandung sekaligus mencatatkan prestasi back to back champion, setelah sebelumnya juga menjuarai musim 2023/2024.
Sontak, seluruh pendukung Persib atau Bobotoh di berbagai penjuru Jawa Barat larut dalam euforia. Kemenangan ini dianggap bukan hanya kemenangan tim sepak bola, tapi juga kemenangan budaya, loyalitas, dan identitas warga Jabar.
Perayaan di Kota Banjar: Doa, Bukan Hura-Hura
Tak terkecuali di Kota Banjar. Komunitas Bobotoh Aswaja menggelar perayaan dengan cara berbeda: mengadakan doa bersama. Bertempat di salah satu kafe lokal, pada Senin, (05/05/2025), mereka menunjukkan bahwa kemenangan bisa dirayakan secara khidmat dan penuh makna.
Komisaris PT. ASAS sekaligus tokoh Bobotoh Aswaja, Ajat Sudrajat, menyampaikan bahwa perayaan ini sekaligus menjadi momen syukur atas hari jadi perusahaan yang ke-6. “Kami merayakan dua hal sekaligus. Keberhasilan Persib menjadi juara dan ulang tahun PT. ASAS. Walaupun sederhana, doa ini adalah bentuk kebersamaan dan syukur kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Persib sudah menjadi bagian dari budaya yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa Barat, termasuk dalam dunia kerja dan kehidupan spiritual.
Persib: Budaya yang Menyatukan
Ajat mengatakan bahwa kehadiran Persib bukan sekadar klub sepak bola, tapi simbol semangat dan kebersamaan masyarakat. “Sebenarnya kami ingin merayakan hari jadi PT. ASAS secara terpisah, tapi kami tidak bisa dipisahkan dari Persib. Bagi kami, Persib adalah bagian dari identitas,” katanya.
Hal ini mencerminkan bagaimana budaya sepak bola di Jawa Barat tidak berdiri sendiri, melainkan terjalin erat dengan aspek sosial, ekonomi, bahkan spiritual.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh karyawan PT. ASAS yang telah bekerja keras membangun perusahaan jasa tersebut selama enam tahun terakhir. “Saya berharap PT. ASAS bisa lebih maju dan berkembang. Kami juga mendoakan Persib agar terus meraih prestasi,” ujar Ajat dengan penuh harap.
Menuju GBLA: Rayakan Juara di Kandang Sendiri
Ajat menyatakan bahwa ia dan seluruh karyawan PT. ASAS berencana akan datang langsung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menyaksikan laga terakhir Persib kontra Barito Putera sekaligus bergabung dalam pesta juara bersama Bobotoh se-Jawa Barat.
Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar pesta biasa, tapi bentuk konkret dari loyalitas dan cinta masyarakat terhadap klub kebanggaannya. “Kami ingin ada di sana, merayakan bersama ribuan Bobotoh lainnya. Ini bukan soal bola semata, ini tentang ikatan batin yang tidak bisa dibeli,” tegasnya.
BACA JUGA: Dulur Galuh SDR Menang di Turnamen LGSD
Kritik Konstruktif: Rayakan Juara Tanpa Merusak
Meski larut dalam euforia, Ajat juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam merayakan kemenangan. Ia mengajak semua Bobotoh untuk merayakan dengan tertib, tanpa aksi anarkis atau mengganggu ketertiban umum.
“Kemenangan ini harus jadi pemicu untuk lebih dewasa dalam bersikap. Kita bisa bahagia tanpa merusak,” pungkasnya. (Johan/ungkapsebab.com)
