April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Hardiknas, SDN 1 Karangpawitan Berbudaya

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Jumat,  (02/02/2025), SDN 1 Karangpawitan di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan berbasis budaya dan karakter. Melalui kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni yang diselenggarakan di halaman sekolah, siswa-siswi tidak hanya diajak untuk tampil, tetapi juga dibentuk keberanian dan rasa percaya dirinya.

Acara ini menjadi sorotan karena bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang tumbuh bagi generasi muda untuk belajar tampil di hadapan publik dan memahami nilai-nilai budaya yang diwariskan.

Pentas Seni: Bukan Sekadar Tampil, Tapi Mendidik

Kegiatan ini menampilkan berbagai pertunjukan seni, termasuk fashion show yang memperagakan pakaian adat Sunda. Para siswi mengenakan kebaya dengan anggun, sementara siswa laki-laki mengenakan pangsi, pakaian khas laki-laki Sunda.

Kepala Sekolah SDN 1 Karangpawitan, Wawan Setiawan, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hal baru. Ia menegaskan bahwa Gelar Karya dan Pentas Seni adalah agenda rutin yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

“Kegiatan ini kami gelar setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan karakter. Anak-anak perlu diberi ruang untuk tampil, berani, dan bertanggung jawab sejak dini,” ujarnya di hadapan para orang tua dan guru.

Dari pantauan di lokasi, suasana berlangsung semarak namun tetap tertib. Guru dan orang tua mendampingi siswa dengan antusias, memperlihatkan bahwa kegiatan sekolah bukan hanya urusan siswa, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pendidikan.

Menanam Nilai, Bukan Sekadar Acara Seremonial

Sayangnya, di banyak sekolah kegiatan semacam ini sering kali hanya menjadi acara seremonial belaka. Namun, SDN 1 Karangpawitan tampaknya memahami esensi lebih dalam dari kegiatan pendidikan.

Menurut Wawan, acara ini dirancang bukan hanya untuk merayakan Hardiknas, tapi juga untuk membangun keberanian dan rasa percaya diri siswa sebagai bekal masa depan.

Ia menyatakan, “Kita ingin anak-anak terbiasa berbicara di depan umum, punya tanggung jawab, dan menghargai budaya sendiri. Pendidikan tidak melulu soal angka dan rapor, tapi soal karakter.”

Pernyataan ini mencerminkan sikap kritis terhadap praktik pendidikan yang masih banyak terjebak pada aspek formalitas tanpa menyentuh substansi pembentukan karakter.

Dorongan Inovasi dan Komitmen Guru

Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa pihak sekolah berharap para guru tidak berhenti berinovasi. Ia optimistis dengan kerja keras dan kreativitas guru, SDN 1 Karangpawitan mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Guru harus terus mencari cara baru dalam mengajar. Dunia berubah cepat, dan pendidikan tidak bisa jalan di tempat,” tegasnya.

BACA JUGA: Upacara Hardiknas, Ciamis Komitmen Pembangunan Pendidikan

Pendidikan Bukan Panggung Formalitas

Kegiatan seperti ini patut diapresiasi. Namun, apresiasi tanpa evaluasi akan membuat pendidikan jalan di tempat. Sekolah perlu memastikan bahwa setiap kegiatan, sekecil apa pun, membawa dampak pada tumbuh kembang anak.

Pentas seni bukan soal panggung dan baju bagus, melainkan sarana menanam nilai. Di tengah gempuran digital dan krisis identitas budaya, langkah SDN 1 Karangpawitan patut dijadikan contoh: pendidikan yang mengakar, bermakna, dan memberdayakan. (Ayep/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *