Juni 11, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Enam Belas Tahun Jalan Rusak, Warga Geruduk Desa

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Ratusan warga Dusun Suka Asih, Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendatangi Kantor Desa Padaringan, pada Rabu, (30/04/2025). Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah desa yang dinilai abai terhadap kondisi jalan penghubung yang telah rusak parah selama hampir 16 tahun.

Jalan Rusak Tepat di Depan Kantor Desa

Jalan yang dimaksud menghubungkan Dusun Suka Asih, Desa Padaringan dengan Dusun Pabuaran, Desa Karyamukti, Kota Banjar. Warga menyebut jalan ini sangat vital karena menjadi akses alternatif menuju Kota Banjar serta jalur utama anak-anak sekolah dan pedagang menuju pasar Desa Puloerang.

“Kami lewat jalan ini setiap hari, anak-anak sekolah juga lewat sini. Lubangnya dalam, rusaknya parah. Sudah lama kami sabar, tapi pemerintah desa seolah tak peduli,” kata Zaki, perwakilan warga, saat berbicara di hadapan media.

Menurut warga, kerusakan jalan telah diusulkan berulang kali dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) desa, namun tak kunjung direalisasikan. Kustina, warga yang telah tinggal di wilayah itu selama lebih dari 16 tahun, mengungkapkan kekecewaannya, “Sejak saya tinggal di sini, jalan ini tak pernah benar-benar diperbaiki. Kami hanya dengar janji tiap tahun.”

Pemerintah Desa Dinilai Tidak Transparan

Dalam aksi tersebut, warga juga menuntut transparansi anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Mereka mempertanyakan ke mana alokasi anggaran pembangunan selama ini, sebab jalan yang sangat dibutuhkan justru tak tersentuh pembangunan.

Sartono, Kepala Desa Padaringan, membantah bahwa pihaknya tidak transparan. Ia menyebut papan informasi anggaran selalu dipasang di kantor desa. “Masyarakat datang karena ingin tahu soal dana. Padahal kami sudah umumkan anggaran setiap tahun. Soal jalan, itu sudah direncanakan tapi terhambat pandemi,” kata Sartono saat ditemui usai audiensi.

Menurut Sartono, anggaran desa sempat dialihkan untuk pembangunan jalan usaha tani selama pandemi. Ia mengklaim perbaikan jalan Suka Asih telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) periode kedua kepemimpinannya. “Kami sudah mulai bangun dari tengah. Tapi tanpa dukungan kabupaten atau provinsi, sulit kalau hanya pakai dana desa,” ujarnya.

BACA JUGA: Ciamis Lakukan Langkah Pasti Wujudkan KLA Madya

Warga Kecewa, Janji Pembangunan Terus Diulang

Meski telah mendapat penjelasan, warga tetap kecewa karena belum ada kejelasan kapan jalan benar-benar diperbaiki. Muklis, salah satu warga, menegaskan bahwa masyarakat sudah lelah dengan janji-janji tanpa realisasi. “Kami selalu ikut musrenbang, tapi jalan tetap rusak. Kini katanya tahun depan lagi. Kami capek dibohongi janji,” ungkapnya dengan nada tegas.

Aksi warga berlangsung tertib dan berakhir dengan pembubaran massa usai audiensi. Meski demikian, kekecewaan tampak jelas di wajah para peserta aksi. Mereka berharap tahun 2025 bukan sekadar janji baru, melainkan awal dari perubahan nyata. (Johan/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *