Bimsik Kecamatan, Persiapan Kemenag Ciamis Untuk Haji 2025
ungkapsebab.com.BERITA CIAMIS. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis mulai memantapkan persiapan keberangkatan calon jemaah haji tahun 2025 dengan mengintensifkan pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji (Bimsik) di berbagai kecamatan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk memastikan seluruh jemaah siap menjalankan ibadah haji secara optimal, baik secara spiritual, mental, maupun fisik.
Bimsik Di 11 Kecamatan
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Ciamis, H.Nana Supriatna S.Ag menyampaikan bahwa tahun ini akan melaksanakan Bimsik di 11 titik kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting agar jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat.
“Bimbingan manasik ini penting agar para jemaah dapat memahami seluruh rukun dan teknis ibadah haji secara menyeluruh,” jelas Nana, dihubungi via pesan singkat Kamis (17/04/2025).
Kuota Jemaah Ciamis Capai 1.131 Orang
Untuk musim haji 2025, Kabupaten Ciamis mendapat kuota sebanyak 1.131 jemaah yang terbagi dalam tiga klotery yaitu Kloter 19: Berangkat 9 Mei 2025, Kloter 32: Berangkat 16 Mei 2025 dan Kloter 49: Berangkat 23 Mei 2025
BACA JUGA : PPDI Gelar silaturahmi akbar herdiat kita pelayan masyarakat
Selain mengikuti Bimsik enam kali di tingkat kecamatan dan dua kali di tingkat kabupaten, jemaah juga diharuskan menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan dan melunasi biaya haji sesuai ketentuan.
Jemaah Tertua Berusia 94 Tahun
Dari data Kemenag Ciamis, jemaah tertua yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini berusia 94 tahun. Sementara untuk jemaah termuda, data masih dalam proses verifikasi.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para jemaah, termasuk yang sudah sepuh. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik agar mereka bisa berhaji dengan nyaman dan mabrur,” ujar Nana.
Harapan Kemenag: Haji yang Berkualitas dan Mabrur
Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis edukasi, Kemenag Ciamis menargetkan peningkatan kualitas ibadah haji dari tahun ke tahun.
“Tidak hanya berangkat ke Tanah Suci, tapi bagaimana para jemaah bisa pulang dengan predikat haji yang mabrur. Itu tujuan utama kami,” pungkas Nana. (Acip/ungkapsebab.com)
