Dewasari Ramadan Speedrun: Wadah Positif Pemuda
ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Karang Taruna Gema Pembangunan Desa Dewasari menggelar ajang lari sprint bertajuk Dewasari Ramadan Speedrun. Kompetisi ini diadakan dengan tujuan menyalurkan hobi, minat, dan bakat para pemuda dalam olahraga.
Sekretaris Desa Dewasari, Muis, yang mewakili Kepala Desa, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan seperti Dewasari Ramadan Speedrun jauh lebih bermanfaat daripada fenomena negatif yang sering melibatkan anak muda.
Acara ini menjadi alternatif positif bagi generasi muda yang cenderung terjebak dalam kegiatan yang kurang bermanfaat, seperti balapan liar atau nongkrong tanpa tujuan yang jelas.”Daripada nongkrong tidak jelas atau terjebak judi online, lebih baik ikut kegiatan seperti ini. Selain menyalurkan bakat, juga menyehatkan,” ujarnya.
Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Positif
Dewasari Ramadan Speedrun bukan hanya sebuah lomba, melainkan sebuah gerakan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan positif bagi pemuda. Karang Taruna Gema Pembangunan menyadari bahwa banyak anak muda yang terlibat dalam aktivitas yang kurang produktif dan bahkan merugikan, seperti balapan liar dan kecanduan permainan online.
Oleh karena itu, mereka berinisiatif untuk menyelenggarakan ajang ini sebagai cara untuk mengalihkan perhatian pemuda ke kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Pemuda butuh wadah untuk menyalurkan energi dan bakatnya. Kalau tidak diarahkan ke hal yang benar, mereka bisa terjerumus ke hal negatif. Lomba ini menjadi salah satu solusi,” kata perwakilan panitia.
Selain itu, ajang ini juga berfungsi sebagai bentuk perlawanan terhadap maraknya kecanduan gadget dan permainan online yang berujung pada perjudian digital. Dengan adanya kegiatan fisik yang menyenangkan dan menantang, diharapkan pemuda dapat lebih aktif dan produktif.
Kategori Lomba yang Adil dan Menarik
Dewasari Ramadan Speedrun terbuka untuk seluruh masyarakat umum, termasuk mereka yang bukan atlet profesional. Agar kompetisi lebih adil, panitia membagi kategori lomba berdasarkan berat badan peserta. Kategori yang dipertandingkan meliputi:
48 kg – 54 kg
55 kg – 65 kg
66 kg – 80 kg
Pembagian kategori ini diharapkan bisa menciptakan persaingan yang lebih seimbang dan menarik bagi peserta dari berbagai kalangan. Dengan cara ini, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka tanpa ada ketimpangan yang berarti.
Menjaga Sportivitas dan Keamanan Acara
Panitia Dewasari Ramadan Speedrun menekankan pentingnya menjaga sportivitas, ketertiban, dan kebersihan selama acara berlangsung. Mereka mengingatkan seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat positif, serta menjaga agar suasana tetap kondusif dan aman.
“Kita ingin acara ini berjalan kondusif dan memberikan manfaat. Jaga kebersihan, hindari konflik, dan nikmati kompetisi dengan semangat positif,” pesan panitia kepada peserta.
BACA JUGA: Keamanan Arus Mudik Idul Fitri, 10 Pos Siap Operasi
Karang Taruna Gema Pembangunan berharap agar kompetisi ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadakan acara serupa demi menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk generasi muda.
“Kami ingin ini bukan sekadar acara tahunan, tetapi menjadi tradisi yang terus berkembang. Jika pemuda punya wadah yang positif, mereka bisa lebih maju dan berprestasi,” tutup perwakilan Karang Taruna.
Dengan adanya Dewasari Ramadan Speedrun, semoga generasi muda Desa Dewasari bisa lebih aktif, lebih sehat, dan lebih siap untuk berprestasi di bidang yang mereka minati. (Rini/ungkapsebab.com)
