Herdiat Memimpin Rapat Pertama Bersama SKPD
ugkapsebab.com, BERITA CIAMIS. Pasca Pelantikan oleh Parabowo. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin rapat pertama kalinya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Setda Kabupaten Ciamis. Senin (03/05/2025).
Jam Kerja Bulan Ramadhan Mengikuti arahan Gubernur
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan bahwa akan menerapkan jam kerja di Bulan Ramadhan yaitu 32 jam 30 menit dalam per minggu. Hal itu merunut pada arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
“ASN akan mengikuti aturan jam kerja sesuai arahan Gubernur, masuk pagi jam 06.30 jadi bekerja dalam keadaan masih segar,” ujarnya.
Melihat kehadiran pegawai dalam apel pagi hari Senin tadi di Setda para ASN tidak ada yang absen Herdiat menyimpulkan aturan jam masuk pagi bisa berjalan dengan lancar.
“Melihat kehadiran hari ini tadi saya ikut apel di Setda dari 117 pegawai hadir 116 pegawai satu orang sakit berarti nanti aturan ini akan berjalan kita cek juga di OPD yang lain,” katanya
Berlari Bekerja Mengejar Target Program
Herdiat menjelaskan selama 11 bulan berhenti melakukan pekerjaan ia mengajak para OPD agar bersama-sama untuk berlari mengejar target pekerjaan.
“Tetap tujuan yang paling utama adalah melayani masyarakat itu sudah merupakan tugas pokok maka setelah tertinggal kemarin harus kejar target untuk menyelesaikan pekerjaan dan tercapai visi misi program program untuk kemajuan Kabupaten Ciamis ini,” tekannya
Herdiat mengungkapkan jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis hanya sebesar 14 persen dari total APBD sehingga terlihat tidak mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan anggaran tersebut
“Kita ketahui para ASN itu mayoritas berpikir bagaimana agar bisa memenuhi belanja daerah lebih fokus ke belanja mungkin tidak ada yang berpikir bagaimana supaya pendapatannya naik meningkat, ujarnya.
Herdiat menghimbau agar jaakan keluar untuk menambah APD tidak membebani rakyat
“Maka dari itu kita akan cari jalan keluarnya bersama tapi tidak dengan meningkatkan pajak dan retribusi kalo seperti itu sama saja dengan memeras masyarakat,” tuturnya
Mengurangi Perjalanan dinas Untuk Efisiensi
Terkait efisiensi anggaran Herdiat menjelaskan terdapat beberapa sektor yang mengalami dan hampir melakuakn efisiensi di semua instansi.
“Sudah jelas dan pasti sesuai arahan Presiden RI efisiensi kita akan memulainya dari pengurangan sektor perjalanan serta mengurangi anggaran untuk acara seremoni,” jelasnya.
Menurut Herdiat PAD Kabupaten Ciamis kecil sehingga sebanyak 85 persen masih ketergantungan pada pemerintah pusat mulai dari DAU, DAK dan lainnya.
Lebih lanjut Herdiat akan menyoroti PAD yang bersumber dari Sumber Daya Alam (SDA).
“Selain harus mencari potensi dari luar, kita mempunyai SDA yang begitu luasnya bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memilih sumber PAD tetapi harus melewati penelitian, dan mengembangkannya kembali dengan sektor lainnya,” jelasnya
Belum Saatnya Membuka Alun alun Ciamis
Terkait Alun alun Herdiat merasa belum layak dan belum memenuhi standart jika harus segera melakukan pembukaan.
“Setelah saya melihatnya langsung tadi Alun-alun itu belum standar open, terutama belum adanya hidran takutnya nanti terjadi kebakaran atau hal-hal lain lalu nanti menyalahkan pemerintah. Jika memang sudah sesuai dengan SOP besok juga kita bisa melakukan pembukaan,” ujarnya
Retret Memberikan Kesan Bagi Herdiat
Herdiat Mengaku jika retret merupakan hal yang luar biasa begitupun dengan Presiden yang melantiknya menjadi Bupati merupakan suatu kebanggaan baginya.
“Retret kemarin hal pertama terjadi dan dapat menumbuhkan chemistry antara bupati para walikota dengan para Gubernur sehingga jadi bisa bekerjasama dan kolaborasi dalam segala hal karena adanya komunikasi dari kegiatan kemarin,” pungkasnya (sunarti/ungkapsebab.com)
