April 24, 2026

Ungkap Sebab

Sumber Informasi Terpercaya

Semarak Tarhib Ramadan, Ciamis Gaungkan Solidaritas

ungkapsebab.com, BERITA CIAMIS.  Ciamis kembali menggelar Tarhib Ramadan dengan penuh semangat, acara tersebut diikuti oleh 35.000 santri dari 600 pondok pesantren se-Kabupaten Ciamis. Mereka berkumpul di Alun-alun Ciamis untuk menyambut bulan suci dengan berbagai kegiatan yang menanamkan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kelestarian budaya santri.

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Ciamis, KH. Nonop Hanapi, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menekankan bahwa Tarhib Ramadan adalah momentum untuk menunjukkan kepedulian terhadap umat Islam di Palestina.

“Kegiatan pertama adalah doa bersama untuk Palestina. Kita sangat prihatin dengan pernyataan yang menyebutkan rencana relokasi seluruh masyarakat Jalur Gaza. Sebagai bagian dari komunitas Muslim dunia, Ciamis berkomitmen terus menyuarakan dukungan bagi Palestina,” ujarnya pada Selasa, (25/02/2025).

Selain doa bersama, acara ini juga diisi dengan kegiatan wakaf 3.000 Al-Qur’an. Kitab suci ini akan disalurkan ke berbagai pondok pesantren di Ciamis, memperkuat pendidikan agama di kalangan santri.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah makan liwet bersama menggunakan 1.000 kastrol. Santri dari berbagai pesantren duduk berkelompok, menikmati nasi liwet lengkap dengan lauk ayam goreng, pete, tahu, dan tempe.

KH. Nonop Hanapi menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempertahankan tradisi santri, tetapi juga menjadi bentuk simulasi program makan siang gratis yang kini tengah digalakkan secara nasional.

“Santri terbiasa dengan menu sederhana namun bergizi. Lauknya ada ayam goreng, pete, tahu, dan tempe. Bahkan, menu ini sudah memenuhi standar gizi nasional dengan harga seporsi di atas Rp10.000,” ungkapnya.

Acara ini memberikan gambaran bagaimana program makan siang gratis dapat diterapkan dengan efektif dan efisien di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan santri untuk berbagi dan menikmati kebersamaan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Selain sebagai ajang penyambutan Ramadan, Tarhib di Ciamis juga menjadi sarana mempererat hubungan antarorganisasi Islam, ormas, dan elemen masyarakat lainnya.

“Harapan kami, Tarhib Ramadan ini bisa menjadi awal dari regenerasi yang kokoh, baik secara intelektual, emosional, spiritual, maupun daya juang. Ini bagian dari upaya membentuk peradaban yang lebih gemilang di masa depan,” kata KH. Nonop Hanapi.

Kegiatan ini membuktikan bahwa pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap isu-isu global.

BACA JUGA: Proyek BTS di Banjaranyar Terpaksa Dihentikan

Dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna, Tarhib Ramadan di Ciamis menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Acara ini adalah simbol persatuan dan kepedulian umat Islam.

“Santri, sebagai generasi penerus, tidak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keberanian untuk bersuara terhadap ketidakadilan,” pungkasnya. 

Melalui acara seperti ini, pesantren semakin menunjukkan perannya dalam membangun masyarakat yang kuat, berdaya, dan berakhlak. Ramadan pun disambut bukan hanya dengan kegembiraan, tetapi juga dengan semangat untuk menjadi lebih baik, lebih peduli, dan lebih bersatu. (Dine/ungkapsebab.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *