54 Peserta Ikuti Kuliah Ramadan Kwarcab Pramuka Ciamis
ungkapsebab.web.id, BERITA CIAMIS. Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis menggelar kegiatan Kuliah Ramadan, yang diikuti oleh 54 peserta dari 26 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 8 Maret 2026, bertempat di Gedung Golkar Kabupaten Ciamis.
Peserta kegiatan berasal dari golongan Penegak dan Pandega. Pada kegiatan Ramadan tahun ini, Kwarran Lumbung tidak mengirimkan perwakilan peserta. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Kwarran Cijeungjing dan Kwarran Panumbangan masing-masing menambah satu peserta.
Ketua Kwarcab Pramuka Ciamis H. Nanang Permana, MH menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Selain menyampaikan materi Kuliah Ramadan, ia juga memberikan pelatihan Kursus Baca Tulis Al-Qur’an kepada para peserta.
Pada hari pertama kegiatan, Nanang menyampaikan materi bertema “Mengenal Fitrah dan Perjalanan Diri Manusia.” Dalam pemaparannya, Nanang menjelaskan proses terbentuk dan adanya manusia dalam perspektif Al-Qur’an melalui tiga substansi utama kehidupan manusia.
Pada substansi pertama, Nanang menjelaskan bahwa secara biologis manusia pada awalnya berasal dari sesuatu yang tidak disebut apa-apa. Allah SWT kemudian menciptakan manusia dari sari pati tanah yang berkembang menjadi air mani (sperma), kemudian berubah menjadi segumpal darah, dan selanjutnya menjadi segumpal daging.
Proses tersebut, berlanjut hingga terbentuk tulang-belulang yang kemudian dibungkus dengan daging, hingga akhirnya menjadi makhluk yang berbentuk atau janin.
Penciptaan manusia ini ada yang sempurna secara fisik dan ada pula yang tidak. Ada yang meninggal pada usia muda dan ada pula yang mencapai usia tua hingga mengalami kepikunan. Semua itu merupakan bagian dari sebaik-baiknya penciptaan Allah SWT,” ujarnya.
Pada substansi kedua, Nanang menjelaskan bahwa manusia memiliki kemampuan spiritual. Dalam tubuh manusia yang telah sempurna, Allah SWT meniupkan ruh kepada ciptaan-Nya, yang kemudian melahirkan kekuatan spiritual dalam diri manusia untuk terus mencari kebenaran, serta memiliki kehendak untuk menghambakan diri kepada Allah SWT.
Sementara pada substansi ketiga, Nanang menyampaikan bahwa dalam diri manusia terdapat kesucian Ilahiah, kebenaran Ilahiah, dan citra Ilahiah yang disebut sebagai fitrah. Fitrah tersebut membuat manusia memiliki kecenderungan untuk merindukan Allah, menghambakan diri kepada-Nya, serta tunduk sepenuhnya kepada kehendak-Nya.
“Itulah tiga substansi kehidupan manusia yang tidak bisa dipisahkan yang menjadikan manusia sebagai hamba Allah sekaligus pemimpin di muka bumi,” jelasnya.
Nanang juga menegaskan bahwa untuk mewujudkan penghambaan manusia kepada Allah SWT, Allah menurunkan petunjuk hidup melalui Dinul Islam (agama Islam). Tanpa mengikuti petunjuk tersebut, manusia dapat tersesat dalam menjalankan penghambaan kepada Allah maupun dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin di muka bumi.
BACA JUGA: Stok Beras Melimpah Komisi IV DPR RI Pastikan Ketahanan Pangan Aman
Melalui materi tersebut, Nanang berharap kegiatan Kuliah Ramadan ini mampu membangkitkan semangat keislaman anggota Pramuka, khususnya golongan Penegak dan Pandega di Kabupaten Ciamis.
”Melalui materi ini saya ingin membangkitkan semangat anak-anak Pramuka dalam berislam. Saya berharap anggota Pramuka Penegak dan Pandega Ciamis terus memiliki kecenderungan untuk mencari ilmu Islam, serta mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Fepi Irwan/US)
